KANOUTE Pernah Selamatkan Masjid Terakhir di Sevilla yang Mau Dijual

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2020 - 13:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frederic Kanoute pernah menyelamatkan masjid di Sevilla.
(JOHN MACDOUGALL/AFP)

SuarIndonesia – Frederic Oumar Kanoute, adalah salah satu mantan pesepak bola muslim yang kerap disorot lantaran perilaku islami yang menonjol.

Kanoute berkibar ketika membela Sevilla dari 2005 hingga 2012. Bersama Los Sevilistas, pemain timnas Mali itu meraih gelar Piala UEFA 2006 dan 2007, Piala Super UEFA 2006, Copa del Rey 2007 dan 2010, serta Supercopa Espana 2007. Pemain kelahiran Prancis tersebut menjadi pemain terbaik Afrika pada 2007.

Selebrasi gol berupa sujud atau tangan menengadah ke atas adalah segelintir hal yang dilakukan Kanoute untuk menunjukkan identitasnya.

Puasa ramadan di tengah kompetisi juga dilakukan pemain yang pernah berkostum Tottenham Hotspur tersebut.

“Mereka cukup curiga. Mereka berpikir mengapa saya tidak makan dan bertanya segala hal soal ini, dan Anda harus menjawab itu. Itu bagus karena menyangkut agama dan kita bisa berbicara soal itu. Mereka melihat saya sembahyang di ruang ganti. Saya tidak memikirkan bagaimana orang melihat saya. Itulah saya dan itulah jalan saya,” kata Kanoute.

“Islam membantu saya berada di jalan ini, jadi ini normal. Ini adalah titian yang Anda ambil untuk membuat Anda tetap tenang, membantu berpikir mengenai tempat Anda tinggal, mencintai tetangga. Cukup aneh ketika saya mendengar banyak masalah terorisme karena itu berkebalikan dengan apa yang saya ketahui tentang islam,” tambahnya dikutip dari Independent.

Salah satu aksi Kanoute yang menarik perhatian adalah ketika ia menolak mengenakan kostum Sevilla dengan sponsor situs judi, yang tak sesuai dengan ajaran Islam.

Kendati kemudian Kanoute memakai kostum dengan merek situs judi tersebut, mantan pemain Perancis U-21 itu menegaskan syarat menolak segala materi promosi terkait perusahaan tersebut. Kanoute juga menyumbangkan seluruh hasil penjualan seragam tanding tersebut untuk beramal.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Dalam kesempatan lain, pemkartuain yang pernah merumput di Liga China bersama Beijing Guoan di akhir kariernya tersebut juga pernah menampilkan kaus dalam bertuliskan ‘Palestine’ ketika merayakan gol. Aksi yang kemudian membuatnya mendapat kuning.

Kanoute pun pernah menyumbangkan gaji yang ia peroleh sebesar US$700 ribu atau sekitar Rp10,3 miliar untuk menyelamatkan masjid terakhir yang ada di Sevilla. Masjid yang sedianya hendak dijual karena populasi muslim yang kian berkurang di daerah tersebut alhasil tetap berdiri dengan nama mantan pemain West Ham United tersebut.

Top skor Piala Afrika 2004 itu tidak terlahir sebagai muslim. Kanoute baru memilih islam sebagai jalan hidup ketika berusia 20. Tak hanya pindah agama, Kanoute lantas belajar mengenai makna tujuan hidup yang tak sekadar bekerja, makan, dan tidur.

Pelajaran agama dan pengalaman hidup membentuk Kanoute menjadi seorang yang begitu dermawan dan solider. Sebuah lembaga bernama Yayasan Kanoute pun berdiri. Salah satu programnya adalah membentuk Desa Anak Sakina yang berada di Mali yang bertujuan membantu anak-anak tuna wisma, dan yatim piatu.

“Selalu menyenangkan diakui sebagai pemain sepak bola yang baik, tetapi pada akhirnya, terutama karena saya seorang yang beriman, saya tahu apa yang harus saya pertanggungjawabkan.”

“Bukan karena saya telah mencetak berapa gol atau memenangkan berapa trofi, ini tentang bagaimana saya menghabiskan waktu di dunia dan apa yang saya lakukan untuk orang lain dan membuat diri ini berguna bagi orang lain,” ujar Kanoute dikutip dari The Guardian.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMERINTAH Komitmen Kesejahteraan Atlet Lewat Bonus Prestasi
22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
RACE MotoGP Spanyol 2026: Alex Marquez Juara, Marc Marquez Crash!
TECO, Pelatih Barito Putera : Tahan Imbang Persela, Masih Punya Satu Laga
GOL PENALTI Drama “Injury Time” Barito Putra Vs Persela
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
AKLAMASI, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031
SERUNYA Dart, Balogo, Bagasing dan Sumpit Tradisional di Pekan AKSEL Bank Kalsel
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Selasa, 28 April 2026 - 00:32

TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel

Senin, 27 April 2026 - 22:28

SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin

Senin, 27 April 2026 - 21:25

DIKENALKAN Rakitan Teknologi Padi Apung di Lahan Rawa Lebak

Senin, 27 April 2026 - 21:22

ALPIYA RAKHMAN Sosialisasikan Nilai Pancasila

Senin, 27 April 2026 - 21:16

REAKSI KERAS Ketua DPRD Kalsel atas Insiden Keracunan Siswa SMK, Awasi dan Evaluasi Ketat Program MBG

Berita Terbaru

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman memberikan sambutan dalam serah terima jabatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (28/4/2026). (Foto: Istimewa)

Nasional

KSP Siapkan Posko dan Layanan Aduan Masyarakat 24 Jam

Selasa, 28 Apr 2026 - 22:39

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca