KAMPUS jadi Titik Awal Pemberantasan Korupsi

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 20:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto saat memberikan Kuliah Umum Antikorupsi di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/12/2025). (ANTARA/HO-UMY)

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto saat memberikan Kuliah Umum Antikorupsi di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (8/12/2025). (ANTARA/HO-UMY)

SuarIndonesia — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto menyebut kampus sebagai titik awal pemberantasan korupsi karena perilaku tidak jujur yang berakar di lingkungan pendidikan tinggi kerap berkembang menjadi praktik koruptif di kemudian hari.

“Kalau sejak mahasiswa terbiasa mengambil jalan pintas, terbiasa menipu dosen, atau mengandalkan ‘backing’, maka ketika nanti memiliki jabatan, kebiasaan itu hanya akan membesar skalanya,” ujar Fitroh dalam Kuliah Umum Antikorupsi di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, DIY, Senin (8/12/2025).

Menurut Fitroh, data Indeks Integritas Pendidikan 2024 menunjukkan skor 69,50 yang menggambarkan masih lemahnya budaya kejujuran di lingkungan akademik.

Kondisi itu diperkuat Survei Penilaian Integritas Pendidikan 2024 yang mencatat 58 persen mahasiswa pernah menyontek, 98 persen perguruan tinggi masih berhadapan dengan praktik ketidakjujuran akademik, serta 43 persen institusi melaporkan kasus plagiarisme yang dilakukan oleh dosen.

Temuan tersebut, menurut Fitroh, menunjukkan bahwa akar persoalan korupsi tidak semata berada pada ranah penindakan hukum, melainkan pada budaya yang dibiarkan berkembang di lingkungan pendidikan tinggi.

“Yang kurang itu bukan ilmunya, tapi kesadaran untuk tidak melakukannya. Kita tahu salah, tapi masih dilakukan,” ujar dia.

Fitroh menuturkan bahwa perguruan tinggi harus menerapkan tata kelola yang adil, transparan, dan bertanggung jawab agar menjadi teladan bagi mahasiswa.

Menurut dia, “good university governance” atau tata kelola kampus yang baik merupakan fondasi penting bagi kampus yang bersih dan bebas dari praktik manipulatif.

Baca Juga :   CEGAH Karhutla dan Kekeringan OMC Diintensifkan

“Kampus itu bukan hanya tempat belajar teori. Kampus adalah tempat membentuk karakter,” kata Fitroh , dilansir dari AntaraNews.

Selain menjadi pusat pembelajaran nilai antikorupsi, menurut dia, kampus menjadi pusat riset, pusat gerakan antikorupsi, sekaligus rumah bagi para ahli yang dapat memberikan kontribusi nyata dalam perumusan solusi dan kebijakan.

Selain itu, Fitroh juga menyinggung potensi generasi muda, khususnya Gen Z, yang dinilai mampu mempercepat penguatan budaya antikorupsi.

Ia menilai generasi tersebut memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dan keberanian menyuarakan kebenaran ketika dibekali integritas yang kuat.

Karena itu, Fitroh berharap mahasiswa mengambil peran aktif dalam gerakan sosial berbasis kejujuran dan tanggung jawab.

“Kalau lima atau sepuluh saja dari mahasiswa yang hadir benar-benar memegang teguh integritas, itu bisa mengubah negeri ini,” ujar dia. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

174.791 NARAPIDANA dan Anak Binaan se-Indonesia Terima Remisi HUT ke-81 RI
S, TERSANGKA Penyebab 71 Hektare Lahan Terbakar Ditangkap
KASUS Kecelakaan Maut Tanbu di SP3-kan
BARESKRIM Polri Ungkap Judol Modus Deposit Pulsa Rp890 Miliar
RUU Perampasan Aset Masih Tunggu Masukan Bermakna Masyarakat
FINALISASI Perpres Ojol 18 Agustus
PRESIDEN Prabowo: Teruskan Program MBG dengan Perbaikan dan Efisiensi
WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:34

KARHUTLA Kobar Berkobar di HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Petugas Nyanyikan Indonesia Raya

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:28

ANTREAN BBM Hening Sejenak, Pengantre Nyanyikan Indonesia Raya

Jumat, 14 Agustus 2026 - 23:15

S, TERSANGKA Penyebab 71 Hektare Lahan Terbakar Ditangkap

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:36

KOBAR Status Tanggap Darurat Karhutla Selama 14 Hari

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:47

PETANI Jagung Kobar Gagal Panen-Rugi Ratusan Juta

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:47

DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Berita Terbaru

Kalsel

TNI-POLRI di Banjarmasin Teguhkan Komitmen Jaga Banua

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:18

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca