SuarIndonesia – Usai apel pagi, Jumat (6/3) lalu, Kepala Seksi Perlindungan Hutan KPH Hulu Sungai bersama seluruh personel meluncur ke KTH Wana Sejahtera Desa Halunuk Kecamatan Loksado.
“Kita menanam di sana. Kelompok sudah diberitahukan sebelumnya, mereka menunggu,” kata Kepala Seksi Perlindungan Hutan, Karlan.
Dengan mengendarai 12 unit motor roda dua, seluruh personel menuju Halunuk. Hanya memakan waktu 20 menit, dan jalan kaki kurang lebih 50 meter, rombongan tiba di lokasi.
Pemilik lahan, Rudi telah menunggu ditemani 3 orang anggota yang lain.
Aroma tanah sehabis hujan pun langsung tercium segar. Bibit jengkol juga telah tersedia di dalam keranjang besar.
“Ayo, langsung bergerak,” terdengar aba – aba Karlan sembari berteriak.
Cangkul yang tersedia langsung dibawa untuk melubang. Hari itu tidak ada proses pengajiran, karena Rudi sudah menancapkan ajirnya terlebih dahulu.

Satu persatu bibit dalam keranjang berkurang. Dimasukkan ke dalam lubang tanam.
Luasan lahan yang hampir 1 hektare itu pun mulai menghijau oleh bibit. Kurang lebih 700 bibit berhasil ditanam.
“Waktunya pulang, siap – siap shalat Jumat,” kembali Karlan meneriakkan instruksinya. Dan personel pun mengikuti.
Sesampainya di jalan aspal, mereka langsung membersihkan sepatu yang penuh dengan tempelan tanah gembur, kemudian melaju pulang. (adv/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















