JPO Depan Masjid Noor Dibatalkan, TigaTitik di Jl A Yani Berlanjut

- Penulis

Senin, 21 Januari 2019 - 21:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Pro dan Kontra satu titik pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibatalkan oleh Pemko Banjarmasin yaitu di Jalan Pangeran Samudera depan Mesjid Noor atau depan Lima Cahaya Dept Store menuai kontroversi dari masyarakat.

Pasalnya, dipertanyakan mengapa yang dibatalkan di Depan Masjid Noor saja. Sementara di sepanjangJalan A Yani Banjarmasin justru ngotot tetap akan dibangun di tiga titik. Padahal depan Masjid Noor merupakan kawasan padat penyeberangan justru malah ditangguhkan.

Menangapi pro dan kontra tersebut, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina yang dikonfirmasi menyebutkan alasan untuk dibatalkan pembangunan JPO di depan Masjid Noor karena tidak mendapat rekomendasi Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.

Berbeda dengan rencana pembangunan Baleho di sepanjang Jl A Yani Banjarmasin. Tetap akan dilanjutkan kerena memang sesuai kebutuhan dan penting dalam memberikan kenyaman dalam penyebarangan, mengingat jalan di sana sangat padat dan lalulintasnya cepat.

Sementara Kepala Sub Bagian Humas Protokol Pemko Banjarmasin, Ashadi Hilmawan menambahkan pembatalan pembangunan JPO di depan Masjid Noor tersebut karena memang tak mendapatkan dukungan dari Balai Besar dan dinilai akan mubazir.

“Memang benar padat pejalan kaki di sana karena lebih dekat berjalan kaki di kawasan itu baik ke masjid atau menyeberang ke toko, tetapi di sana tidak ada pembatas jalan di tengah jadi enak saja nyeberang di sana. Kalau pun misalnya dibangun jadi mubazir kan mudah saja nyeberang di sana,” ungkapnya.

Kemudian Ashadi memaparkan kewaspadaan pemko terhadap penyalahgunaan JPO. Berkaca pada JPO yang sudah ada di depan Mitra Plaza disalahgunakan menjadi tempat tidur tempo lalu.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Selain itu Ashadi menyampaikan kewaspadaan yang lainnya apabila dibangun JPO dikhawatirkan terjadi tindak kekerasan kriminalitas kepada pejalan kaki yang hendak menyeberang saat malam hari karena kondisi dan situasi yang sunyi di dalam JPO.

“Dan juga pada malam hari kita khawatir rawan disalahgunakan, selain buat tidur kan yang lainnya juga bisa terjadi kejahatan mungkin. Tapi kita berharap dibalik batalnya pembangunan di sana nanti bisa diganti dengan pelican cross,” katanya.

Walikota H Ibnu Sina juga menjelaskan berbeda dengan pembangunan JPO di kawasan Jalan A Yani Banjarmasin. “Kalau lokasi di Jalan A Yani sangat dibutuhkan dan ini permintaan saudara kita yang kuliah di Kampus UIN Banjarmasin,” katanya.

Jadi rencana pembangunan JPO di sepanjang Jalan A Yani Banjarmasin tetap dibangun di depan UIN, di Km 6, kemudian di depan Duta Mall. “Pembangunan dilakukan berdasarkan kajian sehingga keputusan ini juga sudah dipersiapkan,’’ ucap Ibnu.

Apakah JPO yang akan dibangun nasibnya tak sama dengan depan Mitra Plaza? Petinggi Pemko memastikan tak sama. Karena semua dokumen dan pemilik atau pihak swasta yang akan membangun diminta kesanggupan untuk membongkar jika pemerintah membutuhkan, sehingga berbeda dengan depan Mitra Plaza.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BAKTI KESEHATAN POLRI, Berkaitan Hari Bhayangkara ke-80 Polda Kalsel Layani 7.414 Warga
DISOROT Anggota Komisi XIII DPR RI Pangeran Khairul Saleh, Target Pemberian Amnesty Maupun Abolisi 40 Hingga 100 Ribu
MIGRAN CENTER ULM Satu-satunya di Kalimantan, Menteri P2MI : Berorientasi tak Hanya Lokal Tetapi Menjadi Talenta Global
PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini
MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
KOMITMEN LKBH ULM Sebagai Rumah Keadilan bagi Masyarakat dan Aktif Penyuluhan – Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:15

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen, 3 Tim Raih Hasil 100%

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:47

MOTOGP CEKO 2026: Marc Marquez Juara, Ogura dan Bagnaia Finis 2-3

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:17

IRAN BEBASKAN BIAYA Melintas di Selat Hormuz selama 60 Hari

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47

PIALA DUNIA 2026: Kanada Bantai Qatar 6-0

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:05

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Piala Dunia 2026 Usai Matchday 1

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:24

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Usai Match ke-20

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:40

PIALA DUNIA 2026: Hasil dan Klasemen Grup Saat Ini

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:26

PIALA DUNIA 2026: Spanyol vs Tanjung Verde Imbang tanpa Gol

Berita Terbaru

Wamenham Mugiyanto saat diwawancara awak media usai Uji Publik RUU HAM di Samarinda, Senin (22/6/2026) malam. (Foto: Antara/A Rifandi)

Hukum

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:46

Jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tahun 1447 H / 2026 M saat mengikuti acara penyambutan di asrama haji di Kota Banjarbaru setelah tiba di tanah air, Senin (22/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:37

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca