JIKA Mengganggu Pelantikan Presiden “Masyarakat akan Turun, Termasuk yang di Kalsel”

- Penulis

Jumat, 18 Oktober 2019 - 22:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia –  Sikap semua elemen, tokoh adat menyatakan untuk menjaga situasi kondusif.

Dan jika coba menggangu pelantikan presiden dan wakil, maka akan berhadapan dengan masyarakat, termasuk di masyarakat Kalimantan Selatan (Kalsel).

Itulah pernyatakan dari sejumlah tokoh agama, tokoh adat dan elemen masyarakat,  usai deklarasi dipimpin Gubernur, H Sahbirin Noor dan Kapolda, Irjen Polisi Yazid Fanani di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel.

Kegiatan dikemas acara Coffee Morning Kapolda dan Forkopimda Kalsel.

Dalam pertemuan ini juga mendiskusikan berbagai hal krusial dihadapi bangsa.

Bahkan, Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel, yang `urang banua’ asli ini juga mengajak segenap komponen untuk menjaga kamtibmas daerah mejelang pelantikan RI 1 (presiden) dan ini ada alasannya.

“Iya, presiden dipilih oleh rakyat, jadi kalau mengganggu pelantikan presiden berarti mengganggu rakyat Indonesia. Semua akan turun termasuk masyarakat Kalsel,” tegasnya.

Sisi lain gubernur mengajak bersama sama merawat harmoni NKRI.

“Ini komitmen bersama memelihara situasi Kamtibmas jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, digelar Minggu 20 Oktober 2019,” ujarnya.

Gubernur mengajak segenap elemen menolak dan mengutuk aksi radikalisme, terorisme maupun kekerasan yang dapat mengganggu si Kamtibmas khususnya di Kalsel.

“Mari kita bersama merawat harmoni NKRI dengan bergandengan tangan saling merekatkan persaudaraan,” serunya.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

Diingatkan Paman Birin, jangan sampai kita tercerai-berai hanya karena perbedaan politik.

Apalagi sampai memecah belah antar suku bahkan umat beragama.

“Harusnya kita malu apabila kita tidak bisa mempertahankan bangsa ini, tantangan kedepan juga harus kita sikapi dan hadapi dengan kebersamaan dan gotong royong,” ucapnya.

Dipesankan, masyarakat di Banua tetap mempertahankan keharmonisan yang terjalin selama ini.

“Dan perlu diingat, kita semua harus mensyukuri hidup di negeri yang kaya ini, kita harus bersama membangun, berganden, menyamakan persepsi, pendapat dan menghargai perbedaan.

Apapun hasilnya hargailah dan jangan sampai kita terprovokasi, karena NKRI Harga Mati,” ucapnya lagi.

Sebelumnya, Kapolda, Irjen Polisi Yazid Fanani mengatakan, Kalsel yang boleh dikatakan mendapat predikat aman harus dipertahankan dan dipelihara bersama-sama.

“Tidak ada larangan bagi masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, namun masyarakat harus menyampaikan aspirasinya secara benar dalam artian tertib dan sesuai dengan prosedur,” ingat kapolda.

“Keamanan dan ketertiban di banua adalah kewajiban kita semua, tidak bisa satu sisi saja atau TNI-Polri saja, tetapi semua elemen harus terlibat didalamnya termasuk masyarakat di Banua,” ujarnya. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca