JANGAN JADI POLEMIK Berkepanjangan, Pangeran Khairul Saleh Minta Kajian Komprehensif untuk Atasi Banjir

- Penulis

Sabtu, 6 Februari 2021 - 21:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh

SuarIndonesia – Wakil Ketua Komisi III DPR-RI Pangeran Khairul Saleh meminta masalah banjir yang terjadi di Kalsel agar tidak menimbulkan polemik terus menerus harus diadakan perbaikan dan tindakan pencegahan.

“Saya menyarankan Pemprov Kalsel dan pemerintah daerah untuk membuat kajian yang komprehensif tentang banjir dari permasalahan di hulu tengah sampai hilir,” dengan melibatkan stake holder dan para akademisi pinta Pangeran Khairul Saleh dalam wawancara dengan SuarIndonesia.com Sabtu (06/02/2021), di kediamannya di Banjarmasin.

Dengan demikian, lanjut legislstor asal Kalsel ini, dapat diambil langkah-langkah nyata dan bahan perencanaan yang lebih terarah.

Menurut Sultan Banjar ini, permasalahan di hulu adalah terkait dengan penutupan lahan dan fungsi Daerah Aliran Sungai (DAS). Termasuk masalah reklamasi dan rehab DAS yang menjadi tanggung jawab penambang.

Kemudian, lanjut Pangeran, demikian juga terkait masalah illegal mining (tambang tanpa izin), illegal logging (perambah hutan). “Ini harus ditertibkan tanpa pandang bulu,” tegas Pangeran dengan nada tinggi.

“Sedang di tengah berhubungan dengan sistem pertanian dan pemanfaatan sungai,” tambah mantan Bupati Banjar dua periode ini.

Politisi PAN ini juga berharap agar ke depan rehabilitasi lahan Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dipegang oleh beberapa konsesi dapat melaksanakan kegiatannya. Pasalnya rawan dengan perambahan dan kebakaran hutan yang pada akhirnya dapat mempercepat sidementasi ke sungai.

Baca Juga :   ARGUMENTASI Diutarakan H Fani - Habib Taufan Sektor Pertanian di Debat Perdana jadi Perhatian

“Sementara yang berhubungan dengan hilir adalah terkait dengan pola pembangunan. Seperti penegakan perda rumah panggung, soal larangan pengurukan, penataan drainase yang benar, serta penertiban bangunan atau tanah urukan yang menghalangi arus air sungai,” tandas Pangeran.

Diakui Pangeran, Kalsel merupakan daerah langganan banjir. Namun untuk banjir besar yang terjadi ini, setelah kejadian serupa terjadi 100 tahun terakhir, sekitar tahun 1928. Namun karena intensitas hujan tinggi yang terus menerus selama beberapa, ditambah efek La Nina, air pasang, illegal mining dan logging, maka bencana banjir yang ditimbulkan akhirnya berdampak luar biasa.

Memang ada daerah tambang yang terkena bencana banjir, namun diakui Pangeran, sejumlah daerah tambang di Kalsel ada juga yang tidak terimbas bencana banjir, seperti Kabupaten Tabalong, sedikit Balangan, Tapin, Tanah Bumbu dan Kotabaru.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus
PUNCAK HAJI: Pemerintah Siagakan Pos Kesehatan di Arafah dan Mina
KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara
KEMENHUT Tahan Tersangka Penyelundup 3 Ton Sisik Trenggiling
BGN Tangguhkan 1.152 SPPG Wujud tak Ada Kompromi untuk Standar MBG
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca