JAKSA KPK Buka ‘Pesan Sayang’ Hasbi Hasan dengan Windy Idol

- Penulis

Kamis, 7 Maret 2024 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris MA nonaktif Hasbi Hasan. Jaksa KPK membuka 'pesan sayang' antara Hasbi Hasan dan Windy Idol dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Kamis (7/3/2024). [ANTARA FOTO/Fakhri H]

Sekretaris MA nonaktif Hasbi Hasan. Jaksa KPK membuka 'pesan sayang' antara Hasbi Hasan dan Windy Idol dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Kamis (7/3/2024). [ANTARA FOTO/Fakhri H]

SuarIndonesia — Tim jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka pesan WhatsApp antara Sekretaris Mahkamah Agung (MA) nonaktif Hasbi Hasan dengan finalis Indonesia Idol 2024 Windy Yunita Bastari Usman dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (7/3/2024). Pada hari ini, Hasbi menjalani pemeriksaan terdakwa.

Pada awalnya, jaksa mengonfirmasi Hasbi perihal nomor WhatsApp dalam ponsel yang disita tim penyidik KPK.

“Ini dari kami ada menyita HP saudara, ini diambil dari HP saudara ada percakapan antara Wankadar dan Pak Reza, ini nomor saudara yang 440274 seperti itu?” tanya jaksa dalam persidangan.

“Iya,” jawab Hasbi.

Dalam pesan tersebut, memuat panggilan “cayang” dan “beb”. Hasbi membenarkan hal tersebut.

“Ini Pak Reza ‘oke cayang, waktu mu istirahat, aku nggak bisa bobo, Buya Liman tidurnya ngorok’. Ini chat percakapan antara siapa pak? antara saudara dengan siapa?” tanya jaksa.

“Iya itu sama Windi,” jawab Hasbi sembari tertawa.

“Sama Windi, cayang gini ya pak?” tanya jaksa.

“Lah (sambil ketawa) biasa pak, saya kalau ngomong beb-beb itu sama orang biasa,” kata Hasbi.

“Oh oke. Ini dengan Windi nih ya. ‘Akok nggak bobo sayang, gara-gara berisik ya’, terus ini ya, terus ini benar, ‘Morning bebe. Ini bebe sudah hampir sampai kantor, absen dulu’,” lanjut jaksa menambahkan.

“Coba cek itu di itu semua, itu orang dia bilang beb kok,” ucap Hasbi.

“Ini ya, dikirim fotonya Windi. Ini Windi siapa pak?” tanya jaksa lagi.

“Ya Windi,” jawab Hasbi singkat.

“Artinya ini benar percakapan antara saudara dengan Windi ya?” tanya jaksa memastikan.

“Benar, benar,” jawab Hasbi.

“Agar lebih bermartabat dan dihormati, seperti itu ya. ‘Nah jika cepat selesai, besok bebe ke TRD ya sayang’. TRD itu apa pak?” tanya jaksa.

“TRD itu ada Sate Suciyati, itu di dalam,” terang Hasbi.

“‘Oke cayang ku bebe istirahat. Hei bebi..’. Ini artinya percakapan antara saudara dengan Windi, chat seperti ini ya, Pak. Kemudian ini ada chat percakapan juga saudara ada dengan Abah Yamin. Kenal, Pak?” tanya jaksa lagi.

“Abah Yamin saya tahu kenal,” jawab Hasbi.

Dikutip SuarIndonesia dari CNNIndonesia, Kamis (7/3/2024), dalam proses tanya jawab itu, penasihat hukum Hasbi melayangkan interupsi kepada majelis hakim. Sebab, menurut dia, bukti yang ditunjukkan tim jaksa KPK bukan untuk menggali perkara yang sedang diadili. Majelis hakim mengakomodasi keberatan tersebut.

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

“Mohon maaf majelis, apakah ini terkait dengan dakwaan?” ucap kuasa hukum Hasbi keberatan.

“Ya tadi juga kami sampaikan, ini sudah menyimpang, kalau bisa kita fokus sama dakwaan saja pak penuntut umum, karena ini kan tujuannya ke mana. Kalau memang bisa dijelaskan ya intinya dari penuntut umum, untuk mempertanyakan itu, untuk apa dulu,” tutur hakim ketua majelis Toni Irfan.

“Iya terima kasih Yang Mulia, karena dalam dakwaan ini kan terkait penerimaan uang dan barang-barang yang penerimaannya juga melalui orang lain. Jadi, kami harus membuktikan dalam dakwaan ini hubungan terkait dengan penerimaan,” terang jaksa.

“Dan terdakwa saya kira ini masih relevan, kami masih cukup memilah-milah bukti yang relevan. Jadi, mohon diizinkan tetap bisa menampilkan ini. Terima kasih,” sambung jaksa.

Hakim sependapat dengan tujuan yang hendak digali jaksa. Namun, hakim meminta agar pertanyaan jaksa tidak terlalu melebar dari pokok perkara.

Hasbi diadili atas kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi. Ia bersama-sama dengan mantan Komisaris Independen Wijaya Karya (Wika) Dadan Tri Yudianto didakwa menerima suap senilai Rp11,2 miliar terkait pengurusan perkara di MA.

Selain itu, tim jaksa KPK mendakwa Hasbi menerima gratifikasi berupa uang, fasilitas perjalanan wisata dan penginapan yang seluruhnya senilai Rp630.844.400.

Gratifikasi tersebut diterima dari Devi Herlina selaku Notaris rekanan dari CV Urban Beauty/MS Glow senilai Rp7.500.000; dari Yudi Noviandri selaku Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Balai senilai Rp100 juta; dan dari Menas Erwin Djohansyah selaku Direktur Utama PT Wahana Adyawarna senilai Rp523.344.400. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HARI KE-14: Tiga Kapal Negara Perkuat Operasi SAR KMP Virgo Transport 8
OPERASI Pencarian Korban KM Virgo Dilanjutkan Tujuh Hari Berikutnya, 71 yang Belum Ditemukan
KORUPSI PERTAMBANGAN: Tim Jampidsus Geledah Sejumlah Lokasi di Kaltara
KORUPSI NIKEL: Kejagung Tetapkan Korporasi dan Empat Orang Tersangka
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
KASUS SAMIN TAN: 436 Ribu Ton Batu Bara Dilelang Kejagung, Laku Rp 179 M
EKS DUA Pejabat KPP Madya Banjarmasin Diganjar Empat Tahun Penjara
KASUS “CHROMEBOOK”: Hukuman Nadiem Dikurangi jadi 9 tahun Penjara
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 21:35

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 September 2026 - 15:44

LANAL Banjarmasin Kegiatan “Trauma Healing” pada Penumpang KM Virgo Transport 8 yang Selamat

Minggu, 27 September 2026 - 15:33

PEDULI LINGKUNGAN, Sungai Pemurus jadi Sasaran Aksi Bersih

Minggu, 27 September 2026 - 00:19

KARHUTLA di Kalteng 12 Perkara Libatkan Korporasi, 38 Jadi Tersangka

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07

KABUT ASAP di Kalteng, Evakuasi Korban KM Virgo Terpaksa Jalur Darat

Sabtu, 26 September 2026 - 21:26

ATASI Karhutla, DPRD Kalsel Gaungkan Semangat Pancasila

Sabtu, 26 September 2026 - 21:20

PULUHAN PENYELAM Menghadapi Kondisi Ekstrem Menemukan -Mengevakuasi Korban KM Virgo Transport 8

Sabtu, 26 September 2026 - 18:13

KEMBALI TERIDENFITIKASI Lima Jenazah Korban KM Virgo Transport 8, Pencarian Masih Berlangsung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Balangan, Fakhriyanto

Balangan

DANA 760 Miliar Pemkab Balangan Belum Cair

Minggu, 27 Sep 2026 - 21:35

Anggota Polda Kalsel melakukan metode suntik gambut dalam penanggulangan karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. (Foto: Antara)

Kab. Banjar

6,7 HA Karhutla Gambut Dipadamkan Lewat Metode Suntik

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:58

Yanuar Diansyah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin. (Foto: HO-Dinkes Banjarmasin)

Kalsel

WASPADA! ISPA Banjarmasin Alami Peningkatan

Minggu, 27 Sep 2026 - 20:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca