SuarIndonesia – Wah !, lokasi RSJD Sambang Lihum yang berdekatan dengan kawasan lahan ring 1 Bandara Syamsudin Noor, dikepung asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), ratusan pasien dievakuasi.
Ada sebanyak 167 pasien rumah sakit tersebut terpaksa menjalani evakuasi internal karena kabut asap, sejak Selasa (22/9/2026).
Humas RSJD Sambang Lihum, Hermanto Sali, menambahkan evakuasi internal sementara pindah ruangan dan sambil koordinasi dengan dinsos untuk evakuasi lanjutan.
“Adapun soal pekerja dan petugas di RSJ, sementara masih masuk seperti biasa sambil nunggu arahan lanjutan. Terutama pelayanan sementara tetap belum ada perubahan,” kata Hermanto Sali.
Pasien dipindahkan dari sejumlah ruangan yang berada dekat dengan lokasi kebakaran menuju area yang dinilai lebih aman.
Direktur RSJ Sambang Lihum, Yuddy Riswandhy Noora, menjelaskan kawasan RSJ Sambang Lihum memiliki luas sekitar 20 hektare.
Sekitar 6 hektare di antaranya telah digunakan untuk bangunan dan fasilitas rumah sakit, sedangkan 14 hektare lainnya masih berupa kawasan berhutan.
Karhutla yang terjadi di kawasan hutan lindung Liang Anggang kemudian membuat sebagian besar kawasan berhutan di sekitar rumah sakit terdampak.
“Dari 14 hektare itu hampir semua terdampak, cuma titik apinya saja yang tersebar. Untuk area yang agak besar kemarin mungkin sekitar dua hektare,” ujarnya.
Ia berharap, api di sekitar kawasan rumah sakit dapat segera dikendalikan sehingga pasien tidak perlu dipindahkan ke lokasi lain serta mengatakan evakuasi sementara masih dilakukan di dalam kompleks rumah sakit.
Namun, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi karhutla semakin parah dan evakuasi keluar kawasan harus dilakukan.
Ia menyebutkan, RSJ Sambang Lihum telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyiapkan lokasi alternatif bagi pasien.
Salah satu fasilitas yang disiapkan adalah aula Balai Rehabilitasi Sosial milik Dinas Sosial yang dapat menampung sekitar 150 orang. “Kami sudah koordinasi dengan Dinsos dan salah satu fasilitas yang disiapkan adalah aula Balai Rehabilitasi Sosial yang mampu menampung sekitar 150 orang,” kata Yuddy.
Menurut Yuddy, pemindahan ke luar rumah sakit menjadi opsi apabila kondisi asap dan karhutla di sekitar kawasan tidak kunjung terkendali.
Nantinya, proses evakuasi tersebut akan dilakukan secara bersama-sama antara tenaga RSJ Sambang Lihum dan Dinas Sosial. (RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















