PEMERINTAH PUSAT Siapkan 100 Miliar dan Dua Pesawat Tangani Karhutla di Kalsel

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Tangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Pemerintah Pusat siapkan Rp 100 Miliar.

Dalam perhitungan dan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) musim kemarau di Kalsel akan berlangsung lebih lama. Semua tak terlepas dari fenomena El Nino.

“Berdasarkan laporan BMKG yang disampaikan dalam pertemuan tadi, musim hujan di Kalsel diperkirakan datang lebih lambat akibat fenomena El Nino.

Hujan normal diperkirakan baru terjadi sekitar November,” ujar Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, usai Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di Jalan Gubernur Syarkawi Gambut, Kabupaten Banjar, Rabu (23/9/2026).

Menhut Raja Juli Antoni memperkirakan masih terdapat sekitar 50 hari sebelum hujan normal kembali turun di Kalsel.

Menhut Juli mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla. Berdasarkan laporan BMKG dalam pertemuan pemerintah, musim hujan di Kalsel diperkirakan datang lebih lambat akibat fenomena El Nino. Hujan dengan intensitas normal diperkirakan baru terjadi sekitar November.

Menghadapi periode kering tersebut, pemerintah meminta seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah, Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA), untuk memperkuat penanganan karhutla di lapangan.

Pemerintah juga membuka kesempatan bagi personel TNI, Polri, maupun masyarakat yang ingin mengorganisasi diri dan terlibat dalam upaya pemadaman. Peralatan pemadaman akan disiapkan untuk mendukung keterlibatan mereka.

Selain memperkuat personel di lapangan, pemerintah mendorong integrasi data karhutla antarinstansi.

Baca Juga :   KM SAR KAMAJAYA Tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin Membawa Tiga Jenazah KM Virgo

Saat ini, masing-masing unsur, seperti TNI, Polri, Manggala Agni, dan MPA, masih memiliki sistem serta data penanganan masing-masing.

Integrasi data diperlukan untuk memantau jumlah fire spot dan hotspot, termasuk titik api yang berhasil dipadamkan setiap hari.

Data tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan pengerahan personel pada hari berikutnya.

“Kalau misalkan spot-spotnya banyak ada di Kabupaten Banjar, Banjarbaru, atau Batola, maka nanti deployment orang yang akan bekerja juga disesuaikan dengan tantangan di lapangan,” ucap Menteri Juli.

Untuk memperkuat penanganan karhutla di Kalsel, pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp 100 miliar yang disalurkan kepada pemerintah daerah melalui Belanja Tidak Terduga (BTT).

Anggaran tersebut berada di luar dukungan yang telah dialokasikan melalui Kementerian Kehutanan, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup, maupun pemerintah daerah.

Dari sisi operasional, pemerintah telah mengerahkan enam helikopter water bombing yang saat ini beroperasi di Kalsel.

Selain itu, dua pesawat disiapkan untuk mendukung operasi modifikasi cuaca, sementara pesawat lainnya digunakan untuk kegiatan patroli.(RW)

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPAL IMBAL Bocor dan Mati Mesin di Teluk Muara Sampit, 38 Pekerja Dievakuasi
KEPEDULIAN KESEHATAN Partai UMMAT Kalsel Bagikan Ribuan Masker
DISOROT Menurunnya Daya Beli di Pasar Paringin
BMKG: 24-28 September Sebagian Kalsel Hujan Ringan
HARI KE-12, Ditemukan 14 Jasad Korban KM Virgo Transport 8
ATASI Antrian BBM, Pansus Kalsel Matangkan Data
PANSUS DPRD Kalsel Bahas Perubahan Tatib
PELUKAN TERAKHIR di Laut : Janji Suci Pasangan Yuli dan Abdianoor hingga Ajal Menjemput

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 22:40

195 SUMUR BOR Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Kamis, 24 September 2026 - 22:26

KAPAL IMBAL Bocor dan Mati Mesin di Teluk Muara Sampit, 38 Pekerja Dievakuasi

Rabu, 23 September 2026 - 23:28

PENANGANAN Karhutla tak Hanya Berfokus Pemadaman

Rabu, 23 September 2026 - 23:23

MASKAPAI Hentikan Sementara Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut

Selasa, 22 September 2026 - 21:41

ATASI Karhutla TNTP, BPBD Kobar Optimalkan Helikopter “Water Bombing”

Selasa, 22 September 2026 - 21:34

DIDUGA Temuan Jenazah di Seruyan Korban KM Virgo Tranport 8

Selasa, 22 September 2026 - 12:33

TIBA di RS Bhayangkara Banjarmasin Dua Jenazah yang Terdampar di Pesisir Pantai Seruyan

Senin, 21 September 2026 - 22:14

DINAS Ditemukan Lemas!

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi kekeringan musim kemarau. (Foto: gemini.ai)

Kalteng

195 SUMUR BOR Hadapi Karhutla dan Kekeringan

Kamis, 24 Sep 2026 - 22:40

Anggota DPRD Balangan, Supianor,

Balangan

DISOROT Menurunnya Daya Beli di Pasar Paringin

Kamis, 24 Sep 2026 - 21:26

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca