ISOTER SEPI Penghuni, Tanpa Dilengkapi Oksigen Konsentrator

- Penulis

Selasa, 7 September 2021 - 23:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Plt Kepala BPBD Kota Banjarmasin, Edy Wibowo menyebut bahwa pihaknya sudah memiliki data jumlah warga Kota Banjarmasin yang menjalani isolasi mandiri (Isoman).

“Informasi yang kami dapat, jumlahnya mencapai lebih dari 100 orang. Data itu kami dapatkan dari Dinkes Kota Banjarmasin,” ucapnya, selasa (7/9/2021) di Balai Kota.

Dari jumlah itu, Edy menjelaskan bahwa ada warga yang kondisi kediamannya tidak layak untuk menjalani isoman. Sehingga dikhawatirkan bisa mengganggu pihak keluarga yang tinggal serumah.

Lantas, apakah mereka yang menjalani isoman di rumah itu bakal dipindahkan ke isoter? Menjawab hal itu, Edy mengaku upaya itu kemungkinan besar ada.

“Tapi, kami masih perlu berkoordinasi dengan Dinkes Kota Banjarmasin untuk tindak lanjutnya. Karena itu merupakan tugas dan fungsi dinkes,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait jumlah warga Kota Banjarmasin, itu Kepala Dinkes Kota Banjarmasin, Machli Riyadi membeberkan bahwa jumlahnya mencapai 177 orang.

Ia pun tak menampik bahwa dari jumlah itu, kemungkinan besar ada warga yang kediamannya tak layak untuk dijadikan tempat isoman.

“Berdasarkan informasi kontak tracer kami, memang tidak menutup kemungkinan ada,” jelasnya.

 

 

ISOTER SEPI Penghuni, Tanpa Dilengkapi Oksigen Konsentrator (2)

 

 

Lantas, apa tindakan yang dilakukan pihaknya? Machli menyatakan, pihaknya memang ada keinginan untuk memindahkan warga yang menjalani isoman di rumah, ke gedung isoter.

“Tapi, tentu tak akan mengambil langkah menjemput secara paksa. Nanti kami akan bekerja sama dengan pihak terkait,” janjinya.

Di sisi lain. Dari hasil pantauan di lokasi Isoter Baiman, Selasa (7/9/2021) siang. Lokasi yang disebut sebagai rumah sehat bagi warga isoman hanya dihuni oleh satu pasien saja.

Baca Juga :   STATUS TERSANGKA Gubernur Kalsel Paman Birin, Gugur ! Menang Praperadilan Lawan KPK

Bahkan, oksigen konsentrator yang merupakan bantuan dari Panglima TNI, tak kunjung diletakkan di gedung tersebut.

Padahal sejak awal, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina telah menginstruksikan agar setidaknya alat itu juga diletakkan di gedung Isoter. Tidak hanya di rumah sakit saja.

Koordinator Perawat di Gedung Isoter, Irwandi pun mengakui bahwa sejak gedung itu difungsikan sebagai isoter pihaknya juga belum menerima adanya alat itu.

“Tidak ada, yang saya tahu, alat itu masih ada di Rumah Sakit Sultan Suriansyah,” ucapnya, Selasa (7/9/2021).

Bukan tanpa alasan oksigen konsentrator perlu diletakkan di situ. Setidaknya, dengan adanya alat tersebut, bisa menjadi alternatif bila sewaktu-waktu ada pasien yang merasa kekurangan oksigen.

Dikonfirmasi ketiadaan oksigen konsentrator, Machli tak menampiknya. Ia mengklaim bahwa saat ini alat tersebut masih berada di RSUD Sultan Suriansyah.

“Bila dibutuhkan, nanti diletakkan di sana,” janjinya.

Tidak hanya ketiadaan oksigen konsentrator saja. Belakangan, tersiar kabar bahwa sebagian alat tersebut kini mengalami kerusakan.

Dari informasi yang dihimpun, alat itu rusak lantaran dipakai terus menerus alias tanpa adanya jeda waktu.

Namun sayangnya, saat awak media mencoba mengkonfirmasi terkait informasi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Sultan Suriansyah, M Syaukani, yang bersangkutan tak kunjung memberikan tanggapan.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel
SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin
DIKENALKAN Rakitan Teknologi Padi Apung di Lahan Rawa Lebak
ALPIYA RAKHMAN Sosialisasikan Nilai Pancasila

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:12

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 April 2026 - 21:05

RESHUFFLE KABINET, Enam Pejabat Baru Dilantik Presiden Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 00:22

KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat

Minggu, 26 April 2026 - 00:36

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Jumat, 24 April 2026 - 19:37

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 23:50

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Kamis, 23 April 2026 - 23:45

KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca