IRONIS Pemprov Kalsel Alokasikan Dana Penelitian Hanya Rp 150 Juta Pertahun

IRONIS Pemprov Kalsel Alokasikan Dana Penelitian Hanya Rp 150 Juta Pertahun

Suarindonesia – Penelitian memegang peranan penting untuk sebuah pembangunan. Dengan dasar penelitian, maka arah pembangunan akan lebih tertata rapi.

Ironis, Pemprov Kalsel tidak terlalu menaruh perhatian besar kepada penelitian. Hal itu terlihat dari alokasi anggaran penelitian hanya Rp150 juta pertahun.

“Kalau perbandingannya DKI Jakarta, Jawa Timur, atau Jawa Barat tentu kecil, tapi di antara semua provinsi di Kalimantan kita paling besar menganggarkan penelitian,” jelas Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbangda) Kalsel, M Amin, Senin (29/4) di sela Rakor dan Workshop Penguatan Manajemen Kelitbangan Tahun 2019 di Aula Kebun Raya Banua.

Penelitian cukup penting perannya dalam rangka menopang arah pembangunan, oleh karena itu dana penelitian masih perlu ditingkatkan.

Meski demikian, Amin menyebut tidak serta merta bisa langsung ditingkatkan.

Dikatakannya, dari dana dan program yang ada perlu dievaluasi terlebih dahulu. “Kita akan evaluasi bagaimana penelitian berjalan apa cukup atau kurang,” ujarnya.

Amin menyebut, hasil evaluasi akan dijadikan dasar untuk menentukan langkah ke depan.

Evaluasi juga berkaitan dengan program penelitian yang dilaksanakan.

Program penelitian yang dilaksanakan bisa diperbanyak jika hasil evaluasi demikian.

“Jika hasil evaluasi menyebut perlu penambaham alokasi dana, tentu kami akan usulkan penambahan itu,” urainya.

Sementara itu, Sekda Provinsi Kalimantan, Abdul Haris Makkie menjelaskan terkait pendanaan di sektor penelitian kewenangan dari Balitbangda untum membuat usulan dan program.

“Tentu litbang yang mengomunikasikan dengan dewan riset daerah. Tentu saja hal itu harus ada program-programnya apa saja yang disusun.

Kita tidak akan berikan dana gelondongan gitu saja tanpa ada program.

Pastinya akan tetap ada rerencana terukur apa saja atau program apa saja yang akan dilakukan dalam penelitian,” ujarnya.

Ia menyebut, jika program yang diusulkan sesuaikan dengan arah pembangunan tentu tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) akan mempertimbangkan. “Dana harus sesuai dengan program yang diusulkan,” tegasnya. (RW)

 247 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: