“INDONESIA CEMAS”, Mahasiswa Kalsel Unjuk Rasa Tolak Revisi KUHAP

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 23:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel menggelar aksi unjuk rasa bertajuk

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel menggelar aksi unjuk rasa bertajuk "Indonesia Cemas" di depan DPRD Provinsi Kalsel, Jumat (1/8/2025) (SuarIndonesia/HM)

SuarIndonesia – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel menggelar aksi unjuk rasa bertajuk “Indonesia Cemas” di depan DPRD Provinsi Kalsel, Jumat (1/8/2025).

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap rencana pengesahan Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang dinilai berpotensi mengekang hak-hak sipil dan menyempitkan ruang demokrasi.

Dalam orasinya mengungkapkan bahwa revisi KUHAP ini tidak hanya mengancam kebebasan berpendapat, tetapi juga dapat menjadi alat represi yang dilegalkan.

Dalam poster aksi yang diunggah di media sosial, mereka menyerukan agar masyarakat tidak diam.

Beberapa pasal yang menjadi sorotan dan dinilai kontroversial antara lain Pasal 93, Pasal 145 (1), Pasal 6, Pasal 106 dan 112, Pasal 124, serta Pasal 106 (4) dan Pasal 23 dan 93 (5)(c).

Baca Juga :   DIBANGUN Destinasi Wisata Pacuan Balap Kerbau Rawa

Menurut mereka, revisi KUHAP dapat membuka celah penyalahgunaan wewenang.

Seperti menghilangkan privasi masyarakat, kriminalisasi warga sipil, dan memuluskan tindakan aparat tanpa pengawasan yudisial.

“Dengan RUU ini, menurut mereka hukum bukan lagi untuk melindungi rakyat tapi melindungi kekuasaan.”

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Kartoyo, SM, bersama sejumlah anggota dewan lainnya, turun langsung untuk menerima dan berdialog dengan perwakilan mahasiswa.

“Sebagai wakil rakyat kita dengarkan apa yang menjadi aspirasi mereka, dan akan disampaikan ke pimpinan,” ujar Kartoyo (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
BARITO PUTRA Taklukan PSS Sleman 1-0, Menggusur Persipura Jayapura
KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca