IKN Tingkatkan IPM di Kalimantan

- Penulis

Senin, 10 Juni 2024 - 23:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. [ANTARA FOTO/Rivan Awal L]

Pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. [ANTARA FOTO/Rivan Awal L]

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) menyebutkan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di Pulau Kalimantan, khususnya di Kalsel.

“Pada 2023, Kalsel yang berjumlah penduduk 4,22 juta mampu meraih IPM di angka 74,66 poin. Ini akan terus meningkat seiring berlangsungnya pembangunan IKN,” kata Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Sekretariat Daerah (Setda) Kalsel Husnul Hatimah di Seminar The Fith Internasional Conference Advances is Sustainable Enterprise Research (ASER) 2024 di Banjarbaru, Senin (10/6/2024).

Ia menyebutkan IKN akan memberikan dampak lebih di berbagai sektor bagi Pulau Kalimantan, khususnya daerah penyangga seperti Kalimantan Selatan.

“Karena itu kami terus memaksimalkan potensi di daerah untuk membuka peluang terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya IPM. Salah satunya dengan kegiatan Seminar The Fith Internasional Conference ASER 2024 sekiranya mendorong meningkatnya IPM di daerah,” tuturnya dikutip dari AntaraNews.

Husnul menjelaskan kegiatan seminar internasional ASER 2024 yang sudah berlangsung lima hari itu, akan menjadi forum dan ajang diskusi untuk menghasilkan berbagai inovasi dan solusi terhadap peningkatan IPM di Kalsel.

Baca Juga :   PASTIKAN LAYAAN Cepat dan Transparan, Kapolresta Banjarmasin Turun Langsung Memantau

Apalagi dengan hadirnya para peneliti, praktisi, akademisi hingga pembuat kebijakan, tentunya menjadi peluang membahas berbagai potensi daerah serta gagasan lain untuk peluang bisnis dan pembangunan yang berkelanjutan.

Husnul menjelaskan di samping masifnya pembangunan infrastruktur, pembangunan sektor sumber daya manusia (SDM) pun harus sejalan juga guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik.

Oleh karena itu, dia berharap kegiatan seminar internasional itu dapat memberikan masukan kepada pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan dan perencanaan pembangunan jangka pendek maupun jangka panjang.

“Kami berharap seminar internasional ini dapat menambah wawasan untuk berkontribusi terhadap pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujar Husnul. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KARHUTLA di Sungai Biuku, Bhabinkamtibmas Sungai Andai Turun Bantu Relawan
AKSI BEM “Kalsel Lumpuh Jilid II”, Dihadapi DPRD dan Ajak Turun Bersama Tangani Karhutla
INOVASI Atasi Karhutla, Polda Kalsel Gunakan Racikan Khusus Metode Pipa Suntik dan Kolam Bioflok
GOSONG Sisi Jalan Arah Bandara, Gubernur Pimpin Pembasahan
DICEK Gubernur Muhidin Ketersediaan Air di Embung Jomowi
JUMAT PAGI, Kualitas Udara Banjarbaru Kategori Berbahaya
LIMA Tersangka Terlibat Karhutla Kalsel
HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:32

TERSANGKA Karhutla Bertambah jadi 89 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:29

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:36

KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:46

TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:48

KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca