HENTIKAN Operasional THM Hexagon Banjarmasin yang Datangkan “DJ” dari Luar Negeri

- Penulis

Senin, 5 Mei 2025 - 16:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Hentikan operasional Tempat Hiburan Malam (THM), Hexagon Banjarmasin yang datangkan Disc Jockey (DJ) dari luar negeri tanpa sepengetahuan dan koordinasi dengan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Banjarmasin.

Sisi lain, dalam operasi jual minuman beralkohol dan buka diskotik dengan Izin masih dalam proses. Informasinya, Senin (5/5/2025), pemilik THM hanya mengantongi izin dari Kepolisian.

Semua terungkap ketika pertemuan Komisi I DPRD Kota Banjarmasin dengan Direktur Hexagon Banjarmasin, John L.

Pertemuan tersebut hadir perwakilan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Banjarmasin dan pihak terkait lainnya.

Sebelumnya Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR akan melakukan tindakan terhadap pihak yang tidak mematuhi aturan tentang keberadaan orang asing.

Pemko Banjarmasin tidak akan diam, terhadap aktivitas orang asing di luar pendataan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora).“Alur yang benar, rekomendasinya dari Disporapar dulu baru ke Kepolisian, bukan terbalik.

Pemko jangan sampai tidak dihargai. Walaupun izin dari pusat dan provinsi sudah ada, Pemko juga harus dihargai,” tegasnya Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah.

Anggota DPRD Kota Banjarmasin minta pengelola THM Hexagon Banjarmasin untuk setop beroperasi.

“Karena izin operasional diskotik dan penjualan minol masih berproses, kami minta dihentikan sementara,” pinta Ketua Komisi I DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah, usai pertemuan di Ruang Komisi I DPRD Banjarmasin, pada wartawan.

Ia sebut ada aturan yang mengatur perizinan, demi memberikan rasa aman bagi pengusaha yang berinvestasi di Banjarmasin, bukan untuk membatasi untuk berinvestasi.

Kalau dibiarkan dapat menimbulkan kecemburuan sosial bagi pengusaha lainnya.

Menurutnya, aturan ini tidak hanya berlaku bagi Hexagon saja, tetapi bagi semua pengusaha yang berinvestasi di Banjarmasin.

Apalagi mengurus izin usaha sekarang sangat mudah hanya melalui online.“Penegakkan Perda harus diperkuat lagi, kalau tidak berizin tutup saja,” tandasnya.

Direktur Hexagon, John L menyatakan permintaan maafnya kepada Pemko Banjarmasin dan DPRD Banjarmasin.

“Izin dari Polres, Polda, dan Imigrasi sudah kita penuhi, yang belum koordinasi ke RT, Camat, dan Disporapar,” katanya.

Namun bukan sengaja, melainkan karena dirinya yang kurang tahu alur perizinan yang berlaku.”Setahu saya cukup dari Imigrasi dan Kepolisian saja,” ujarnya.

Ditanya wartawan kenapa berani menjual minuan beralkohol tanpa ada izin?.

Ia mengaku izin yang dikantongi sekarang adalah tipe A, yakni menjual miniman berlakohol dengan kadar alkohol di bawah 5 persen.”Perizinan kategori diatasnya masih dalam proses. “Sudah diurus, tapi izinnya belum keluar,” ucapnya

Baca Juga :   WARGA Kobar Males Antre di SPBU, Terpaksa Beli Eceran Pertalite Rp 22 Ribu per Botol

Sebelumnya Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR akan melakukan tindakan terhadap pihak yang tidak mematuhi aturan tentang keberadaan orang asing.

Pemko Banjarmasin tidak akan diam, terhadap aktivitas orang asing di luar pendataan Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora).

“Apabila ada terjadi seperti itu di Banjarmasin, tentu kami akan melakukan penindakan,” kata  Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR, diikutip RRI, soal  kedatangan DJ asing di sebuah THM.

Diketahui, THM Hexagon mendatangkan DJ dari Jerman dan Belanda tanpa sepengetahuan dan koordinasi Tim Pora.

Padahal menurutnya, koordinasi pengawasan sangat penting dilakukan, guna melaksanakan kewajiban pendataan, izin dan pelaporan kedatangan orang asing.”Jangan sampai hanya masuk begitu saja,” ujarnya.

Berkaitan hal tersebut, Yamin pun mengingatkan agar aturan pengawasan orang asing di Banjarmasin, dapat ditaati oleh para pihak berkepentingan.

“Bila diinformasikan tentu akan memudahkan pengawasan. Jangan sampai melanggar apa yang sudah jadi ketentuan,” ucap Yamin.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Pariwisata Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin, Emil Salim yang juga salah satu Tim PORA mengatakan, koordinasi sangat penting dilakukan.

Hal itu mengingat Tim PORA memiliki kewajiban dalam mengumpulkan informasi dan data keberadaan orang asing.

“Misal ketika orang asing tersebut mengalami musibah saat di Banjarmasin, pihaknya bisa memberikan informasi ke negara asal mereka. Hal-hal seperti ini yang dikhawatirkan,” ujarnya, menekankan.

Jika prosedur ini dijalankan, pihaknya juga bisa memeriksa legalitas sesuai aturan yang berlaku untuk mendatangan orang asing.

Tujuan dan kedatangannya apakah untuk sekolah, bekerja, atau sekedar jalan-jalan.”Harus berkesesuaian dengan visa. Tidak boleh visanya untuk jalan-jalan, tapi di sini ternyata ada job,” ucapnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit
PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14