SuarIndonesia – Hanif Faisol Nurofiq, Kepala Dinas Kehuatan Kalimantan Selatan (Kadishut Kalsel) dan rombongan berjemur sembari menanam.
Itu ketika cuaca pagi yang cerah dengan udara sejuk khas kawasan Tahura Sultan Adam, Minggu (19/4/2020) lalu.
Kawasan Tahura Sultan Adam sangat terasa keasriannyaa berkat olah tangan para rimbawan dalam mendukung gerakan Revolusi Hijau di Bumi Kalimantan Selatan.
Saat itu deru suara iring-iringan motor trail seakan menggema membuat beberapa mata para rimbawan terperangah menatap siapa yang datang.

Ternyata, rombongan Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq. Ia bersama Tim Trail Dishut Kalsel atau biasa disebut Forest Raider.
Hanif yang berada di urutan terdepan, sesampai di Tahura, tepatnya di lokasi penanaman, langsung melepas helm dan atribut.
“Ayo kita mulai menanam,” ucapnya. Instruksi ini langsung diikuti para rimbawan. Bibibit diambil kemudian ditanam.
Hanif mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 semua harus waspada dalam melawannya. Di instansi ini sudah diarahkan, salah satunya berjemur sambil menanam.
“Sehingga kita dapat dua manfaat yang tidak disadari,” katanya seraya berucap dua manfaat yang didapatkan adalah menyehatkan tubuh dan hutan menjadi semakin hijau.
Sementara Site Manajer Mandiangin, HM Hasnand mengatakan, giat adalah menanam dan berjemur yang dipimpin langsung Kadishut.
Sedangkan jenis pohon yang ditanam adalah Mahoni sebanyak 400 batang.
“Semuanya tertanam dengan baik, dan kami akan menindaklanjutinya dengan pemeliharaan,” ujarnya. (ADV/RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















