HAKIM Terjerat Suap Tampar Wajah Pengadilan

- Penulis

Selasa, 15 April 2025 - 22:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jazilul Fawaid, Anggota Komisi III DPR RI. (Foto: ANTARA/Fianda Sjofjan R)

Jazilul Fawaid, Anggota Komisi III DPR RI. (Foto: ANTARA/Fianda Sjofjan R)

SuarIndonesia — Anggota Komisi III DPR RI Jazilul Fawaid menyebut kasus suap vonis lepas perkara ekspor crude palm oil (CPO) yang menjerat Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Muhammad Arif Nuryanta dan tiga hakim lainnya seakan menampar wajah hakim yang berintegritas dan institusi pengadilan yang sedang berbenah.

Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul, mengatakan bahwa kasus suap itu sangat memprihatikan. Apalagi, penerima suap itu adalah hakim yang selama ini menyidangkan perkara. Publik sangat menyayangkan aksi korupsi yang dilakukan para hakim tersebut.

“Ini menampar wajah hakim yang selama ini punya integritas. Ini juga menampar institusi pengadilan yang sedang berbenah,” kata Gus Jazil dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Menurut dia, citra hakim dan pengadilan tercoreng akibat ulah hakim yang menerima suap untuk memuluskan perkara itu.

Legislator dari Daerah Pemilih (Dapil) Jawa Timur X itu meminta pengadilan melakukan pembenahan internal.

“Pengadilan harus bekerja keras untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Wakil rakyat ini lantas berkata, “Kami sebagai anggota DPR akan memberikan dukungan kepada penegak hukum, terutama pengadilan, untuk melakukan reformasi.”

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu mengatakan bahwa pihaknya siap membantu dan mendukung penyiapan anggaran reformasi pengadilan.

Baca Juga :   JASAD Seorang Anak Mengapung Tersangkut Tumpukan Sampah di Sungai Alalak

Ia berpendapat bahwa perbaikan pengadilan sangat penting sehingga tidak ada lagi kasus suap yang menjerat hakim.

“Kalau butuh anggaran, kami berikan anggaran. Kalau butuh pengawasan, kami akan lakukan pengawasan yang berkala,” kata Jazilul, dilansir dari AntaraNews.

Gus Jazil menambahkan bahwa saat ini Pemerintah sedang berusaha membangun dan menaikkan kepercayaan publik. Namun, kepercayaan publik itu akan sulit didapatkan jika lembaga hukum bermasalah.

“Pemerintah sedang giat-giatnya membangun dan menaikkan kepercayaan. Kalau lembaga hukum bermasalah, tidak ada orang yang percaya,” tuturnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan Muhammad Arif Nuryanta dan tiga hakim (Agam Syarif Baharuddin, Ali Muhtarom, dan Djuyamto) sebagai tersangka kasus dugaan suap Rp 60 miliar.

Suap tersebut diberikan kepada hakim agar memberikan vonis ontslag atau putusan lepas terhadap tiga perusahaan yang terlibat, yaitu Wilmar Group, Permata Hijau Group, dan Musim Mas Group. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERUNGKAP P.elaku Percobaan Pemerkosaan di Rawasari, Korban Melawan
KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel
TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital
LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja
KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca