SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) telah menghadirkan program pembelajaran bahasa asing secara virtual.
“Jangan sampai lulusan SMA/SMK kita hanya menjadi pesuruh. Dengan penguasaan bahasa, adik-adik bisa melangkah lebih jauh menembus universitas ternama, bekerja di luar negeri, atau bahkan menjadi pemimpin masa depan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kalteng Reza Prabowo di Palangka Raya, Jumat (31/10/2025).
Dia menjelaskan Kalimantan Tengah dengan luas wilayah mencapai 153.000 kilometer persegi memiliki tantangan besar dalam pemerataan pendidikan.
Akan tetapi, katanya, dengan dukungan digitalisasi pembelajaran maka tantangan tersebut dapat diintervensi.
Dia mengharapkan para pelajar di Kalteng mampu memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kemampuan bahasa yang akan menjadi bekal penting dalam meniti masa depan.
Pembelajaran ini diperuntukkan SMA/SMK se-Kalimantan Tengah. Program ini membuka kesempatan bagi seluruh peserta didik untuk mempelajari berbagai bahasa asing, seperti Bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Arab, hingga Prancis secara daring dan interaktif.
Kegiatan secara virtual ini menjadi langkah nyata Pemprov Kalteng dalam memperkuat kompetensi global siswa di tengah era digitalisasi dan globalisasi.
“Hari ini kita sudah terhubung berkat teknologi. Dinas Pendidikan kini bisa memantau langsung proses belajar mengajar dari jarak jauh. Semua sudah bisa saling terhubung antara sekolah satu dengan lainnya,” kata Reza, dilansir dari AntaraNews.
Ia menjelaskan dukungan sarana digital yang kini dimiliki hampir setiap sekolah, membuat siswa di daerah terpencil pun dapat mengikuti kelas virtual yang sama dengan siswa di kota besar.
“Masih banyak sekolah di pelosok yang belum memiliki guru bahasa asing, bahkan guru Bahasa Inggris pun masih terbatas. Karena itu, kita manfaatkan teknologi ini,” ujar Reza menambahkan. (*/ut)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















