Gunakan Gendam, Tiga WN China Gasak Ratusan Juta Rupiah

- Penulis

Sabtu, 24 November 2018 - 13:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kepolisian Daerah Sumatra Selatan mengungkap sindikat penipuan antarprovinsi bermodus hipnotis atau gendam di Palembang, Kamis (22/11). Lima tersangka berhasil diringkus, tiga diantaranya merupakan warga negara China.

Tiga tersangka yang merupakan WN China yakni dua pria, Huang Shunpo (41) dan Zheng Si Lin alias Fu (24) serta satu wanita, Alice Tan (27). Dua tersangka lain yakni Thijia Djuk Fung alias Asin (55), warga Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat dan Ng Lie Sian alias Angela alias Ana (48), warga Jakarta Utara. Sementara itu satu orang tersangka yang merupakan WN Hong Kong, bernama Hong masih buron dengan membawa harta benda korban.

“Para tersangka sudah beraksi di beberapa kota besar di Sumatra seperti Medan, Aceh, dan Lampung,” kata Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara, Jumat (23/11).

Tersangka menipu dengan cara menghipnotis korban. Salah satunya, Yuli Franky alias Tan Sui Cin (68), warga Palembang dengan total kerugian Rp400 juta. Tersangka Alice Tan menemui korban yang sedang menjaga toko obat tradisional di kawasan Pasar Buah, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

Tersangka Alice berpura-pura menanyakan tanaman obat daun gajah untuk menyembuhkan segala macam penyakit. Namun korban tidak menyediakan obat tersebut di tokonya. Setelah berbincang panjang lebar, tersangka Alice meminta korban menemaninya untuk mencari obat daun gajah kepada seseorang.

Tersangka yang sudah menyusun rencana, kemudian membawa korban kepada tersangka Asin yang menjual daun gajah. Hipnotis mulai dilancarkan. Kedua pelaku memperdaya korban dengan mengatakan bahwa korban akan terkena musibah besar.

Baca Juga :   SERTIJAB Kapolsekta Banjarmasin Barat, Begini Pesan Kapolresta

Korban pun mulai terhipnotis dan percaya. Kemudian para tersangka membawa korban kepada tersangka Huang Shunpo yang disebutkan bisa meramal masa depan. Korban kembali dihipnotis oleh tersangka Huang dengan tatapan mata.

Setelah terhipnotis, korban pun menurut saat diminta tersangka untuk ke rumahnya di kawasan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni, Palembang untuk dibacakan mantra menolak musibah di rumah korban.

Korban yang sudah terhipnotis pun membiarkan para tersangka saat menggasak harta bendanya. Para tersangka mengambil uang tunai sebesar Rp120 juta dan sejumlah perhiasan emas dengan nilai mencapai Rp400 juta. Para tersangka pun melarikan diri.

Korban menyadari bahwa dirinya dihipnotis dan tertipu saat keluarganya pulang ke rumah yang mengetahui harta di rumah tersebut hilang. Korban pun melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian.

Saat diinterogerasi, tersangka Asin mengaku hanya mendapatkan bagian Rp2 juta dari aksi penipuan tersebut. “Setahu saya sisa uangnya disetorkan ke Mister Hong yang ada di Hongkong. Untuk lainnya saya tidak tahu,” ujar Asin.

Tersangka Asin dan Angela bungkam saat ditanya sudah berapa kali beraksi di wilayah Indonesia. Sementara ketiga WN China hanya tertunduk dan berusaha menutupi muka. Ketiganya tidak bisa berbahasa Indonesia maupun Inggris.

Sementara itu, Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara berujar, setelah mendapatkan laporan korban penyidik Subdit III/Jatanras Ditreskimum Polda Sumsel pun mulai memburu para tersangka.(CNNIndonesia/ RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid
SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji
PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis
KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Rabu, 8 April 2026 - 23:22

KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 19:58

BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca