GUBERNUR KALTARA: Investasi di KIHI Capai 132 Miliar dolar AS

- Penulis

Kamis, 7 September 2023 - 20:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GUBERNUR Kaltara Zainal A Paliwang berbincang dengan dua delegasi negara ASEAN pada Borneo Business Roundtable rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023, di Jakarta, Selasa (5/9/2023). (ANTARA/HO-Adpim Kaltara)

GUBERNUR Kaltara Zainal A Paliwang berbincang dengan dua delegasi negara ASEAN pada Borneo Business Roundtable rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023, di Jakarta, Selasa (5/9/2023). (ANTARA/HO-Adpim Kaltara)

SuarIndonesia — Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) menyebut pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Bulungan terus berjalan dan investasi di kawasan ini akan mencapai 132 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

“Saat ini banyak tenant atau investor yang akan mengisi KIHI, dan salah satunya akan memproduksi aluminium ingot 500 ribu ton per tahun pada 2025 nanti,” kata Gubernur Zainal A Paliwang, di Tanjung Selor, Kamis (7/9/2023).

Sebelumnya, Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang pada 5 September 2023 mengikuti Business Roundtable pada forum ASEAN Business Advisory Council (ASEAN BAC), di Jakarta.

Borneo Business Roundtable adalah forum komunikasi kerja sama peningkatan ekonomi seluruh wilayah di Pulau Borneo yang mencakup Kalimantan, Sarawak, dan Sabah Malaysia, serta Labuan dan Brunei Darussalam.

Ia mengatakan, pada kesempatan itu menyampaikan sejumlah isu strategis di Kaltara, meliputi isu perdagangan, pembangunan infrastruktur Trans Borneo, dan pengembangan KIHI di Kabupaten Bulungan.

Selain itu, juga mengenai upaya pengurangan emisi, deforestasi, dan degradasi hutan dan manajemen penggunaan lahan melalui Heart of Borneo (Hutan Kayan Mentarang) seluas 1,2 juta hektare di Kabupaten Malinau.

Gubernur Zainal berpandangan isu perdagangan cukup penting, karena Kaltara melakukan kegiatan perdagangan berupa ekspor hasil pertanian.

“Ini selalu kita lakukan sejak dulu, maka kita harapkan perdagangan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi bersama dan kesejahteraan masyarakat,” katanya, seperti dikutip AntaraNews, Kamis (7/9/2023).

Pemprov Kaltara juga sedang membangun jalan penghubung dari Malinau menuju Krayan sepanjang 196 kilometer.

“Ini bertujuan untuk membuka akses jalan yang menghubungkan Kalimantan Utara dengan Malaysia, karena ini tentu akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kaltara, dan Pemerintah Kabupaten Bulungan memacu dan mengawal pembangunan KIHI Tanah Kuning di Kabupaten Bulungan agar terus ada progresnya, sejak Presiden RI Joko Widodo meletakkan batu pertama proyek itu pada 21 Desember 2021.

Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang menyatakan pengelola KIHI tengah melakukan berbagai kegiatan di lapangan, antara lain pematangan lahan, mobilisasi peralatan, bahkan ada yang mulai tahap konstruksi.

KIHI Tanah Kuning merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan target luas pengembangan mencapai 30.000 hektare. Terdapat tiga perusahaan pengelola KIHI.

Investasi yang akan difasilitasi di kawasan industri ini, antara lain pemurnian dan pengolahan mineral, pergudangan, properti, perdagangan, dan komersial.

Tahap awal, lahan yang dimanfaatkan untuk pengembangan kawasan industri ini seluas 10.100 hektare dengan pasokan listrik dari PLTA Mentarang Induk (Malinau) yang tengah tahap persiapan konstruksi oleh perusahaan konsorsium Indonesia dan Malaysia.

PSN KIHI Tanah Kuning dibangun dengan nilai investasi 132 miliar dolar AS. Cakupannya adalah pabrik petrokimia yang diproyeksikan menjadi pabrik petrokimia terbesar di Indonesia dengan kapasitas mencapai 4×16 juta ton per tahun.

Selanjutnya, pembangunan smelter alumina berkapasitas tiga juta ton, pabrik besi dan baja (iron and steel) dengan kapasitas lima juta ton per tahun, pabrik baterai kendaraan listrik maupun pembangkit berbasis energi baru terbarukan berkapasitas 265 giga watt hour (GWh), dan polycrystalline silicon dengan kapasitas 1,4 juta ton.

Produksi pertama smelter aluminium akan dilaksanakan pada semester pertama 2025 dengan produk aluminium ingot batangan tahap awal sebanyak 500 ribu ton per tahun, dan akan mencapai tiga juta ton per tahun pada tahap akhir. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor
WFA Pemprov Kaltara Hemat Listrik-Air Rp230 Juta Sebulan
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya
POTENSI EL NINO “Godzilla” Mengintai, Waspada Karhutla di Kalimantan
KEMENTERIAN PU Kerahkan 1.461 Alat Berat Tangani Infrastruktur Jalan, di Kalimantan Disiapkan 233 Unit DRU

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 23:56

AKSI RATUSAN BEM se-Kalsel, Ketua DPRD Janji Kawal Isu Publik dan Jadwalkan RDP

Rabu, 22 April 2026 - 23:55

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 April 2026 - 23:48

PASUTRI Asal NTB Bobol Harta Warga di Banjar, Korban Rugi Rp 3,5 miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:38

KTP HILANG Didenda!, Legislator Usul Terapkan Satu Identitas Digital

Rabu, 22 April 2026 - 23:26

JUNI 2026, Pemerintah Targetkan Mulai Bangun Lima Lokasi PSEL

Rabu, 22 April 2026 - 22:01

PULUHAN MOTOR Balap Liar di Lambung Mangkurat Ditindak Sat Lantas Polresta Banjarmasin

Rabu, 22 April 2026 - 21:55

DIMINTA HIBAH Aset Korem yang Termasuk Ruas Jalan Golf Banjarbaru

Rabu, 22 April 2026 - 21:45

KOMISI I DPRD Balangan Bahas LKPJ 2025 Bersama SKPD, Soroti Kinerja dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Sofia Kamila (13) jemaah haji termuda asal Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

SOFIA KAMILA, Jemaah Haji Termuda dari Kalsel

Rabu, 22 Apr 2026 - 23:55

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca