Suarindonesia – Meski sudah terjadwal gladi bersih di Gedung Nusantara tanpa dihadiri oleh anggota DPR-RI dan DPD-RI terpilih. Penyebabnya adalah karena alasan keamanan.
Diketahui, unjuk rasa oleh kalangan mahasiswa, pelajar SMK, massa lainnya sampai Senin (30/9) malam berujung ricuh Sehingga hasil rakor antara jajaran TNI dan Polri serta Setjen DPR, DPD dan MPR serta Pemda terkait memutuskan anggota DPR dan DPD terpilih tidak diperkenankan untuk menghadirinya.
Petugas Setjen DPR dan DPD akhirnya menggantikan mereka. Anggota terpilih DPR-RI asal Kalsel, H Pangeran Khairul Saleh saat dikonfirmasi Suarindonesia.com membenarkan hal itu terjadi.
Namun Pangeran Khairul Saleh memastikan jadwal pelantikan tidak berubah, tetap dimulai pukul 10.00 WIB. Diawali menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengheningkan cipta dipimpin oleh Pimpinan Sementara DPR, pembukaan rapat paripurna, pembacaan keputusan presiden tentang peresmian keanggotaan DPR, pengucapan sumpah/janji anggota DPR dipandu oleh Ketua Mahkamah Agung, hingga penutupan rapat paripurna.
Yang menarik dan beda, tidak seperti anggota DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, anggota DPR-RI dan DPD-RI tidak dibuatkan pakaian atau jas untuk pelantikan. “Pakai pakaian sendiri,” ungkap Pangeran Khairul Saleh.
Sebelumnya selama tiga hari, mulai tanggal 28 September hingga 30 September telah dilakukan pembekalan terhadap 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD diberi pembekalan di Hotel Shangri-La, Hotel Ritz Carlton, dan Hotel Fairmont.
Saat dikonfirmasi Suarindonesia.com Senin (30/9) malam di jakarta, membenarkan hal itu terjadi.(RA)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















