GEGER! Pengemis Tajir Punya Aset Rp1 Miliar

- Penulis

Rabu, 16 Januari 2019 - 10:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Legiman si pengemis di Pati bikin geger karena punya aset lebih dari Rp1 miliar. Wakil rakyat memandang ini ironis.

“Fenomena pengemis tajir tentu sangat ironis,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR yang membidangi sosial, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Rabu (16/1/2019).

Ace mengakui memang setiap individu memiliki rezeki masing-masing. Namun, Ace memandang cara Legiman memperkaya diri dengan mengemis seharusnya tidak boleh terjadi.

“Namun, mengais rezeki dengan meminta-minta lalu dengan begitu dia memilki aset properti yang banyak, seharusnya tak boleh terjadi. Hanya dengan bermodalkan minta-minta dia punya banyak harta,” ucap Ace.

Legiman tertangkap dalam operasi pengemis gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang digelar oleh Satpol PP Kabupaten Pati. Saat didesak petugas, Legiman juga mengaku memiliki rekening tabungan senilai Rp900 juta, aset berupa rumah senilai Rp275 juta dan tanah senilai Rp250 juta.

Kepada petugas, Legiman mengaku sehari bisa mengantongu duit Rp1 juta. Aset properti Legiman pun disebut bertebaran. Bagi Ace, ini ironi.

Baca Juga :   REFLEKSI Hidupkan Kembali Perjuangan Pahlawan Bangsa, Menghadapi Tantangan Saat Ini

Ace mengatakan Legiman memang tak melanggar hukum apa pun karena mengemis. Meski demikian, Ketua DPP Partai Golkar itu memandang Legiman seharusnya dibina agar tidak lagi mengemis.

“Sebetulnya jika yang bersangkutan ditangkap secara hukum tidak ada yang dilanggar. Tidak ada delik hukum yang dapat menjerat dia. Tapi seharusnya dia diberikan pembinaan agar bekerja dengan aset dimilikinya untuk pada pekerjaan yang selayaknya dan lebih terhormat. Bukankah dalam agama dikatakan ‘tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah’,” sebut Ace.

“Selain itu, saya kira diimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan sedekah atau pemberian kepada para pengemis yang masih terlihat produktif, sehat, dan muda. Lebih baik disalurkan pada individu yang membutuhkan atau lembaga filantropi yang kreadibel dan dapat dipercaya,” imbuh Ace. (detikcom/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran
“GROUNDBREAKING” Sumur Bor dan Bedah Rumah Dilaksanakan Polda Kalsel
TABRAKAN KAPAL: Lima Selamat dan Satu Hilang
PERTAMINA KALSEL Sanksi Tutup Operasional SPBU “Nakal” Jalan Pramuka, dari Awal Tahun Dilayangkan 15 Surat Peringatan di Lokasi Lain
TERBONGKAR ! SPBU di Jalan Pramuka Diduga Jual Pertalite Bersubsidi Secara Ilegal, Lima Orang Tersangka
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca