SuarIndonesia – Dua tersangka pencuri sepeda motor berinisial RS (18),dan AS (15) mengaku melakukan aksi tengah malam, dengan sasaran sepeda motor tanpa di kunci di halaman rumah.
“Melakukan karena tak ada pekerjaan, walau pernah bekerja di sebuah bengkel,” kilah tersangka RS, warga Jalan Kuin Selatan Gang Indrajaya RT 05 Banjarmasin Barat, ini saat ditemui di Mapolsekta Banjarmasin Utara, Rabu (22/2/2023).
Ia mengaku sering beraksi bersama AS (diduga otaknya dalam aksi). Dimana sebelum melakukan aksi memantau lokasi lebih dulu.
Kemudian ada sasaran, sepeda motornya didorong dulu hingga merasa aman, baru dihidupi dengan cara mencabut kabel kontak.
Selanjutnya sepeda motor ditawarkan melalui Medsos (Media Sosial) Facebook dengan harga Rp 1, 5 juta hingga Rp 3 juta.
“Cukup mengganti plat sepeda motornya saja, kami mencuri rata-rata motor tanpa kunci pengaman lainnya,” ucap tersangka.
Dari 19 kali mengambil sepeda motor, sejak Desember hingga Pebruari.
Selama itulah hasil dari aksi ada beberapa sepeda motor terjual dan ada juga dipakai sendiri.
Dari pemberitaan sebelumnya kedua tersangka melakukan pencurian sepeda motor Yamaha F1ZR milik korban Taufik Nurahman (24), warga Jalan Pangeran RT 04 Banjarmasin Utara.
Dimana peristiwa terjadi Kamis (16/2/2023) dinihari, di Jalan Alalak Utara RT 07 Banjarmasin Utara, korban saat itu setelah pulang dari tempat keluarganya.
Dua hari kemudian,kedua tersangka diringkus Pertama tersangka RS saat menambal ban sepeda motor di pinggir Jalan Kuin Cerucuk Banjarmasin Barat, pda Sabtu (18/2/2023) malam.
Kemudian meringkus temannya berinisial AS di rumahnya Utara. Dari hasil pemeriksaan, mereka melakukan pencurian selain wilayah Banjarmasin Utara, Barito Kuala dan Banjarmasin Tengah. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















