Dua Reporter Cilik Cegat dan Wawancai Walikota di SMPN 14 Banjarmasin

- Penulis

Senin, 2 September 2019 - 20:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Dua orang siswi SMPN 14 Banjarmasin terlihat sumringah saat melihat sosok Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina, berada tak jauh dari tempat mereka berdiri.

Kedua siswi kelas VIII yang tengah mengikuti Program Literasi Wartawan Masuk Sekolah tahun 2019, digagas Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, bekerjasama dengan salah satu media di Kalsel dan tampak terlihat ragu-ragu saat hendak melakukan wawancara.

Sambil berjalan perlahan menuju lokasi orang nomor satu di Bumi Kayuh Baimbai itu berdiri, akhirnya kedua siswi itu sampai di hadapan H Ibnu Sina, yang saat itu hendak masuk ke dalam mobil.

Dengan sikap malu-malu mereka lalu memperkenalkan diri, serta mengutarakan maksud dan tujuannya.

H Ibnu Sina yang tak menyangka kedatangan reporter cilik, tentu saja terkejut. Para pejabat lingkup Pemko Banjarmasin dan para dewan guru yang melihat “kenekatan” kedua siswi ini pun, terlihat tersenyum.

Salah satu dari mereka kemudian melontarkan pertanyaan kepada H Ibnu Sina. “Menurut Bapak Sekolah Idaman itu idealnya seperti apa?” ujar perempuan berwajah manis ini dengan nada sedikit bergetar.

Mendapat pertanyaan tersebut, suami Hj Siti Wasilah ini kemudian langsung memberikan jawabannya.
Menurutnya, sekolah idaman yang ideal itu adalah sekolah menyenangkan, asri, hijau, lingkungan yang ramah, dan ada kesempatan untuk berimprovisasi.

Untuk mewujudkan sekolah tersebut, jelasnya, tidak bisa sendirian, harus melibatkan siswa-siswi, guru-guru dan semua pihak.

“Karena kalau hanya satu bagian saja ingin bersih dan yang lainnya membuang sampah sembarangan itu tidak terwujud, oleh karena itu harus menjadi sebuah gerakan bersama,” jelasnya.

Untuk diketahui, Program Literasi Wartawan Masuk Sekolah di tingkat SLTP dan SLTA itu, sudah dilakukan media itu sejak 3 tahun lalu.

Kegiatan tersebut sengaja dilaksanakan dengan melibatkan pihak sekolah agar lebih tepat sasaran, mengingat budaya literasi di Indonesia khususnya di Kota Banjarmasin sekarang sudah terjadi penurunan.

Baca Juga :   PASCA Pengunduran Paman Birin, akan "Digantikan" Haji Muhidin ?

Dari data terhimpun, saat ini durasi membaca di kalangan anak-anak hanya sekira 30 sampai 59 menit per hari.

Sedangkan untuk menamatkan membaca buku dalam setahun diperkirakan hanya sekira 5 sampai 9 buku.

Padahal, menurut standar UNESCO, setiap hari anak-anak harus bisa membaca buku antara 4 sampai 6 jam.

Masih menurut H Ibnu Sina, hobi membaca dan menulis anak-anak saat ini memang terjadi pergeseran sesuai dengan kemajuan zaman.

Seperti yang dilangsir Indonesia Millenial Report 2018 lalu, jelasnya, 79 persen generasi milenial saat baru bangun tidur, atau di bawah hitungan 10 detik setelah tersadar dari tidurnya langsung mengambil handphone, dan menuliskan sesuatu di status media sosialnya.

“Jadi bapak merasa bahwa anak-anak semua yang punya hobi menulis dan membaca, termasuk jika disinkronkan dengan perilaku dari milenial hari ini, yang bakat menulisnya dengan update status, artinya bakat menulis ada, tapi terbiasa singkat-singkat. Jadi tinggal memaksimalkan saja, potensinya sudah ada,” ucapnya.

Mudah-mudahan, dengan adanya kegiatan selama dua hari ini, dari sini bisa diarahkan tulisannya, kemudian kontennya menjadi sangat positif, bukan hoax dan bukan ujaran kebencian tetapi sesuatu yang bermanfaat.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus, mengatakan, salah satu cara yang ditepuh Disdik Kota Banjarmasin dalam menumbuhkan budi pekerti itu dengan melaksanakan program pembuatan pendidikan karakter.

Kegiatan ini, terangnya, menjadi salah satu arus baru dalam membekali anak-anak di kehidupan yang akan datang. “Kegiatan ini pertama kali kita lakukan dengan cara kerjasama, semoga kegiatan ini akan berlangsung secara terus menerus untuk tahun-tahun ke depan,” pungkasnya.

Kegiatan literasi tersebut diikuti sekira 20 sekolah dari lima kecamatan se Kota Banjarmasin.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari
KALSEL Masih jadi “Lahan Bisnis Haram” Jaringan Narkotika, Diungkap Polda 128 Kg Sabu
BERPOLEMIK Pengelolaan Parkir Samsat Banjarbaru, Pemerintah Tetapkan Gratis Oknum Pengelola Tarik Iuran

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca