DUA Korban KM Tertabrak Tongkang Ditemukan

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Basarnas Palangka Raya Kalimantan Tengah bersama tim gabungan saat mengevakuasi jenazah korban kecelakaan kapal motor (KM) tertabrak tongkang di Sungai Barito Desa Luwe Hulu Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara, Kamis (10/7/2025). (ANTARA/HO-Basarnas Palangka Raya)

Tim Basarnas Palangka Raya Kalimantan Tengah bersama tim gabungan saat mengevakuasi jenazah korban kecelakaan kapal motor (KM) tertabrak tongkang di Sungai Barito Desa Luwe Hulu Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara, Kamis (10/7/2025). (ANTARA/HO-Basarnas Palangka Raya)

SuarIndonesia — Tim Search and Rescue atau pencarian dan pertolongan Nasional (Basarnas) Palangka Raya Kalimantan Tengah bersama tim gabungan berhasil menemukan dua dari tiga korban kecelakaan kapal motor (KM) yang tertabrak tongkang di Sungai Barito Desa Luwe Hulu Kecamatan Lahei Barat Kabupaten Barito Utara.

“Hari ini merupakan hari ketiga pencarian. Tim SAR Gabungan terus memperluas lokasi pencarian korban. Pada pukul 07.10 WIB tim SAR gabungan menemukan dua korban,” kata Kepala Kantor SAR Palangka Raya AA Ketut Alit Supartana saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Kamis (10/7/2025).

Dia menerangkan, korban pertama yang ditemukan atas nama Suriansyah (62) dan kemudian Rustam (49). Jenazah para korban ditemukan tim gabungan sekitar 6,5 kilo meter dari tempat kejadian tabrakan.

Ketut Alir menambahkan, saat ini jenazah kedua korban yang ditemukan dibawa ke Posko SAR Gabungan dan diserahkan ke pihak Kepolisian untuk ditangani lebih lanjut.

“Saat ini satu korban atas nama Agus Jaya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan terdiri atas Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, BPBD Barito Utara, Ditpolair Polda Kalteng, Polres Muara Teweh, Polsek Lahei, Babinsa, Dishub, dan masyarakat sekitar,” kata Alir, dilansir dari ANTARANews.

Dia menerangkan, kendala yang dihadapi Tim SAR Gabungan di lapangan antara lain air sungai sangat keruh atau nol visibility, dan arus sungai yang cukup deras sehingga tidak direkomendasikan untuk dilakukan penyelaman.

“Selain itu Tim SAR Gabungan juga terkendala masalah sinyal yang menghambat penyampaian informasi,” kata Kepala Basarnas Palangka Raya.

Hingga berita ini diterbitkan Tim SAR Gabungan masih mengupayakan pencarian, Tim SAR Gabungan terdiri atas Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, BPBD Barito Utara, Ditpolair Polda Kalteng, Polres Barito Utara, Polsek Lahei, Babinsa, Dishub, dan Masyarakat sekitar.

Baca Juga :   HEBOH! Warga Sungai Kuin Banjarmasin Temukan Anak Buaya

Dia mengungkapkan, pada kejadian itu, kapal tongkang menabrak kapal motor rute Muara Teweh ke Puruk Cahu yang membawa puluhan penumpang.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (08/07) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Dari video yang beredar di media sosial terlihat kapal motor mengalami mati mesin sehingga kehilangan kendali,” katanya.

Kemudian kapal motor yang hilang kendali itu hanyut tepat di depan kapal tongkang yang melintas di Sungai tersebut.

Penumpang terlihat panik dan melompat keluar dari kapal motor tersebut. Hingga akhirnya kapal motor terbalik dan tertabrak oleh kapal tongkang.

Dia menerangkan, berdasar data yang dihimpun tim di lapangan, jumlah penumpang berjumlah 40 orang, di mana 28 orang mendaftar melalui pelabuhan, sedangkan sembilan orang di luar pelabuhan.

Penumpang yang saat ini diketahui keberadaannya berjumlah 37 orang, sedangkan tiga orang sampai saat ini belum diketahui keberadaannya.

Tiga korban yang belum ditemukan atas nama Suriansyah (62), Rustam Nawawi (49), dan Agus Jaya (34).

Setelah mendapat info, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya langsung memberangkatkan personel menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi pencarian.

“Mendapat informasi kecelakaan dari BPBD Barito Utara, kami memberangkatkan satu Tim Rescue untuk melakukan pencarian disertai dengan Alat SAR dan Peralatan pendukung pencarian di Air,” kata Alit. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi
DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca