Dua Hari Setelah Dipagar, Warga Masih Bertahan di Jembatan Antasari

Dua Hari Setelah Dipagar, Warga Masih Bertahan di Jembatan Antasari

Suarindonesia – Dua hari setelah dilakukan pemagaran kolong Jembatan Antasari, 20 jiwa yang terlantar masih bersikeras bertahan agar pemerintah kota memperhatikan dan membantu mereka.

Salah satu warga, Diang menghiba jika warga yang tinggal di kolong jembatan itu sudah sepantasnya dibantu oleh pemerintah dengan menyediakan tempat tinggal dan pekerjaan yang layak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Esya Zain mengatakan sudah sejak lama mereka yang terlantar di kolong jembatan tersebut dibantu dengan memindah mereka ke rumah singgah kemudian ditawarkan untuk tinggal di rumah susun.

“Penanganan sudah kami lakukan. Bantuan juga disalurkan tapi mereka ini bersikeras ingin tinggal di situ karena mata pencaharian mereka di situ. Mereka mau pindah asal dibuatkan rumah, ini yang kami tidak bisa bantu,” ucap Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Drs H Esya Zain kepada awak media, Jumat (14/12).

Bahkan Esya Zain menerangkan mereka warga terlantar kolong jembatan tersebut berulang kali di angkut ke rumah singgah, tetapi kembali lagi. “Memang kebiasaan mereka seperti ini, sudah berlangsung sejak 15 tahun yang lalu dan orangnya pun itu–itu saja,” ungkap Esya Zain.

Esya menyampaikan, pemko kali ini sudah menawarkan rumah singgah untuk satu atau dua minggu mereka tinggal. Dan akan dimasukkan ke daftar penghuni rusunawa yang baru di Muara Kelayan berkoordinasi dengan Dinas Perkim Kota Banjarmasin.

“Sekali lagi mereka sudah kami tawarkan bantuan, tapi mereka bersikeras ingin dibuatkan rumah. Kalau kami buatkan rumah mereka, pasti seluruh warga Banjarmasin minta buatkan rumah juga ke kami, lalu kami bisa apa?” ujarnya.

Lebih lanjut Esya mengharapkan agar mereka warga terlantar di kolong jembatan tersebut mau menuruti sesuai dengan prosedur yang diberikan oleh pemerintah. “Sehingga pemerintah bisa membantu dan mengalokasikan dana yang tepat untuk dibantu kepada sekian warga yang terlantar ini,” kata Esya.(SU)

 191 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: