DPR RI Desak Pemerintah Percepat Program Strategis Nasional di Kalbar

- Penulis

Jumat, 21 Juni 2024 - 20:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kabupaten Mempawah di mana kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. [ANTARA/HO-Tim Komisi V DPR RI]

Anggota Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak di Kabupaten Mempawah di mana kunjungan yang dipimpin oleh Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus. [ANTARA/HO-Tim Komisi V DPR RI]

SuarIndonesia — Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus mendesak pemerintah pusat untuk melakukan percepatan program strategis nasional di Kalimantan Barat untuk memaksimalkan keberadaan Pelabuhan Internasional Kijing yang ada di Kalbar.

“Kami sudah meninjau kesiapan pelabuhan terbesar di Pulau Kalimantan yang baru diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dan mendorong percepatan pembangunan Program Strategis Nasional untuk menopang pelabuhan tersebut,” kata Lasarus di Pontianak, Jumat (21/6/2024).

Dikutip dari AntaraNews, Lasarus, yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan operasional pelabuhan bertaraf internasional itu.

Setelah peninjauan, ia menegaskan bahwa Terminal Kijing siap untuk melakukan aktivitas bongkar muat baik untuk curah kering maupun curah basah.

“Menurut Pelindo, pelabuhan ini sudah siap, baik untuk curah kering, curah basah, maupun jual beli. Semua sudah siap,” tuturnya.

Namun, Lasarus juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur pendukung seperti pengadaan air baku dan peningkatan akses jalan untuk mendukung aktivitas ekonomi di Terminal Kijing. Ia menyoroti bahwa keberadaan infrastruktur pendukung ini krusial untuk mengoptimalkan operasional pelabuhan dan meningkatkan perekonomian daerah.

Sebagai bagian dari komitmennya, Lasarus mendorong percepatan pembangunan jalan tol Pontianak – Kijing sebagai salah satu Program Strategis Nasional yang akan memangkas biaya angkut logistik dan mengurangi beban jalan reguler.

“Karena nilai investasinya sangat besar, triliunan, maka harus bisa beroperasi secara maksimal supaya bisa memberikan manfaat ekonomi bagi daerah,” katanya.

Baca Juga :   DUA PENDULANG EMAS Tewas Tertimbun Pasir

Lasarus juga mendorong PT Pelindo untuk memaksimalkan pemanfaatan Terminal Kijing. Sebagai mitra pemerintah, ia berkomitmen untuk mengawal program-program yang bertujuan menggairahkan perekonomian daerah melalui DPR.

“Kami di DPR akan terus mendukung dan memastikan bahwa program-program strategis yang sudah direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Dalam kunjungan ini, Lasarus bersama anggota Komisi V DPR RI lainnya melihat langsung kondisi dan fasilitas Terminal Kijing.

Mereka berharap bahwa pelabuhan ini dapat segera beroperasi secara optimal dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian Kalimantan Barat dan Indonesia secara keseluruhan.

Terminal Kijing, dengan kapasitas dan fasilitas bertaraf internasional, diharapkan mampu menjadi pusat logistik dan perdagangan yang dapat meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Percepatan pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan tol Pontianak-Kijing akan menjadi langkah penting untuk mewujudkan potensi tersebut.

Dengan peninjauan ini, Komisi V DPR RI menunjukkan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan Program Strategis Nasional yang tidak hanya akan menopang operasional Terminal Kijing tetapi juga memperkuat konektivitas dan perekonomian regional.

“Dukungan dari pemerintah dan PT Pelindo diharapkan mampu mengembangkan potensi pelabuhan ini sehingga memberikan manfaat besar bagi masyarakat Kalimantan Barat dan sekitarnya,” kata Lasarus. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BKSDA-YIARI Translokasikan Orang Utan
KARANTINA KALBAR Cegah Perdagangan Satwa Liar di Perbatasan
4 KORBAN Heli PK-CFX Teridentifikasi, Sisanya Tunggu Data Keluarga
DELAPAN Penumpang Heli Jatuh Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal
RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda
20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau
KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
MOTIF MUTILASI Gegara Dituduh Selingkuh, Pelaku Suami Siri dan Rekannya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:17

KOMITMEN Komisi III DPR RI Terus Mendukung Langkah Strategis BNNP Kalsel dan Perkuat Sinergi

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30

OPS GAKTIBPLIN, Propam Polda Kalsel Pengecekan Anggota Dinas di Jalan Raya

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:48

RIBUAN JEMAAH Salat-kan dan Hantarkan Jenazah Ulama KH Husin Naparin

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:21

DPRD KALSEL Beri Rekomendasi LKPj 2025 dan Restui Pemekaran

Selasa, 5 Mei 2026 - 22:05

NYARIS TAWURAN, Polisi Amankan Delapan Remaja dan Sejumlah Sajam

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49

PELATIH SILAT di Banjarmasin Diduga “Seks Menyimpang” Terhadap Muridnya Dibawah Umur

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:10

PANGDAM XXII/Tambun Bungai Berkolaborasi “Gerak Bersama” di Banjarmasin

Berita Terbaru

Headline

KALSEL BERDUKA, Tokoh Ulama KH Husin Naparin Wafat

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca