SuarIndonesia = Kendati ditinggalkan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) walau menjabat Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kota Banjarmasin dan kembali didepak dari Partai Golkar yang mengalihkan dukungan kepada kadernya, Yuni Sulaiman.
Namun, bakal calon Walikota Banjarmasin, Arifin Noor tetap yakin bisa mendaftarkan diri ke KPU Kota Banjarmasin pada tahapan pendaftaran pada 27 hingga 29 Agustus mendatang.
Arifin Noor mengatakan untuk melihat dirinya bersama Supian Akbari dapat mendaftar ke KPU Kota Banjarmasin.
Dengan dukungan Partai Demokrat dan PDI Perjuangan dengan masing-masing meraih 5 buah kursi DPRD Kota Banjarmasin, dinilainya cukup aman untuk memenuhi persyaratan pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota.
“Bila pendaftaran kami bergerak menuju KPU berarti kami aman” katanya.
Sementara, untuk Partai Golkar yang merubah dukungan dari dirinya ke kadernya, Yuni Sulaiman dikatakannya sebagai sebuah dinamika politik.
“Harus kita hargai semua, terutama untuk memimpin kota Banjarmasin kenapa tidak kita sambut dengan tangan terbuka, kita bergembira” sebutnya.
Menurut dia, kesempatan untuk memimpin Kota Banjarmasin menjadi sebuah kebanggaan tidak hanya bagi dirinya namun seluruh warga.
Kota Banjarmasin yang sedang pesat pembangunannya sangat disayangkan kalau terjadi perlambatan atau stagnan sebab kecintaannya pada Kota Banjarmasin.
“infrastruktur kita lebih maju dengan akhlak mulia, harapan semua akan terakomodasi” tutup Arifin Noor. (*/SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















