SuarIndonesia – Pelayanan di Laboratorium Kesehatan (Labkes) Prov. Kalsel tahun ini ditarget mampu menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 8,5 miliar.
Target ini meningkat jika dibanding tahun sebelumnya hanya Rp 5 miliar.
Kenaikan target pendapatan tersebut tidak terlepas dari perubahan pengelolaan keuangan dari unit pelaksana teknis (UPT) menjadi badan layanan umum daerah (BLUD).
Selain itu, pada tahun lalu capaian pendapatan Labkes juga melebihi target, yaitu 100,54 persen.
Kepala Labkes Provinsi Kalsel, Susi Hermina, menyebut penambahan target pendapatan juga dikarenakan tersedianya layanan Laboratorium PCR dan Antigen. Pihaknya optimis mampu mencapai yang target yang sudah ditetapkan.
Optimisme tersebut tidak terlepas dari peningkatan pelayanan Laboratorium mulai dari lab. lingkungan, lab. klinik, dan lab. mikro biologi.
Selain itu, untuk mengejar target pendapatan pihaknya juga sudah menjalankan layanan home PCR bagi lansia yang ingin tes PCR atau antigen.
Prosedur layanan home PCR dilakukan melalui call center yang tersedia. Jika sudah dikonfirmasi maka petugas laboratorium yang menjemput pelanggan di tempatnya masing-masing.
“Hal ini dilakukan sebagai terobosan untuk meningkatkan PAD pada saat BLUD,” terangnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















