DITABRAK Oknum Polda Kalsel, Janji Tanggungjawab Sepenuhnya tak Ditepati

- Penulis

Senin, 24 Juli 2023 - 20:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIdonesia – Penderitaan menimpa Rudi (58), hanya bisa berbaring di kasur tipis menahan sakit, setelah mengalami patah kaki.

Ini akibat ditabrak sopir diduga ugal-ugalan yang dikemudikan  oknum Polisi berinisial AN yang bertugas Sabhara Polda Kalsel.

Rudi menceritakan, pada Minggu 4 Juni 2023 dia mengendarai motor dari rumah di Jalan Kelayan A, Gang Batur, Rt 2, No 17 menuju Kandangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Merasa lelah dia beristirahat di pinggir jalan, Kecamatan Margasari.

Dari kejauhan dia melihat dua mobil yang melaju kencang ugal-ugalan, setelah dekat mobil nopol KH 1079 AW yang dikemudikan oknum berusaha membalap mobil di depannya.

“Saya merasa aman karena duduk di sisi kiri iluar badan jalan dan mobil AN mengambil jalur kanan karena berusaha membalap mobil di depannya.

Ternyata dari arah berlawanan ada mobil lain dan AN membanting setir ke kiri lalu menabrak saya hingga kaki kanan patah dan motor saya rusak berat,” katanya, Senin (24/7/2023).

Rudi kemudian dilarikan ke puskesmas Beringin, Kecamatan Candi Laras, Kabupaten Tapin.

AN memang sempat menawarkan agar di bawa ke rumah sakit dan rudi tidak mau, dia meminta dibawa ke ahli patah tulang di Kandangan saja dan diurus secara kekeluargaan, lalu dibuatlah surat perjanjian.

Dalam surat perjanjian pihak AN bersedia memperbaiki motor rudi yang rusak berat dan menanggung semua biaya berobat.

Ketika itu Rudi diberi uang Rp 3 juta, setelah tiga hari dia kembali diberi untuk pulang ke rumahnya di Kelayan sebesar Rp 2 juta.

Dalam surat perjanjian itu juga disebutkan, AN akan memberikan dana tambahan untuk berobat sampai rudi sembuh, namun setelah beberapa hari kejadian Hp AN tidak aktif lagi.

Baca Juga :   BANJARMASIN Waspada DBD!

Yuni, anak Rudi sempat datang ke Polda Kalsel mencari AN namun tidak ketemu, dia berusaha mencari informasi kepada sanak saudara dan akhirnya AN bisa dihubungi.

Belakangan Yuni di telpon orang yang mengaku keluarga AN dari Jakarta yang meminta agar Yuni jangan lagi menghubungi AN.

Kemudian dia disuruh ke polsek untuk membuat perjanjian baru.

“Gak usah dipermasalahkan lagi, posisi AN lagi kerja, jangan menghubungi AN dan jangan menghubungi siapa-siapa lagi, kan sudah dibantu, mau diapain lagi, mau digantung,” ucap Yuni menirukan omongan penelpon.

Yuni kemudian menanyakan perjanjian apa, penelpon menjawab perjanjian baru bahwa sudah di bantu dan sudah clear.

“Sampean sebagai perwakilan keluarga nanti kami undang ke Polsek Margasari, membikin perjanjian baru, nanti AN yang datang, saya tidak bisa datang karena di Jakarta,” tegasnya.

Permintaan penelpon jelas ditolak keluarga, lanjutnya. Bapak sekarang masih terbaring sakit.

“Sudah satu bulan lebih kejadian, bapak tidak bisa kerja, kami kebingungan karena bapak tulang punggung keluarga,” ucap ibu dua anak dengan nada lirih.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad saat dikonfirmasi mempersilakan agar kejadian ini disampaikan ke bagian Propam.

“Kalau memang belum ada penyelesaian langsung ke Bid Propam,” ucapnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi
EMPAT Anggota TNI Didakwa Siram Andrie Yunus untuk Beri “Efek Jera”
INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban
1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”
BPG MERATUS Gandeng BRL Jerman Manfaatkan Lahan Bekas Tambang
EL NINO Berpotensi Perpanjang Kemarau dan Karhutla di Kalsel
PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:22

USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 23:45

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 April 2026 - 23:32

EL NINO Berpotensi Perpanjang Kemarau dan Karhutla di Kalsel

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Selasa, 28 April 2026 - 23:18

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhamad Muslim (kanan). (Foto: MC Kominfo Kalsel)

Kalsel

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca