DISKUSI Polda Kalsel dan Ponpes se-HSS : Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme

- Penulis

Minggu, 11 Juli 2021 - 21:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menggelar silaturahmi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), pada Selasa (29/6) yang lalu.

Mengusung tema “Bersama Pemerintah dan TNI/Polri, Pondok Pesantren sebagai benteng masuk dan berkembangnya paham radikal/intoleran serta menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan Covid-19 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan”.

Silaturrahmi tersebut juga dibalut dengan kegiatan diskusi dan sosialisasi tentang pencegahan radikalisme dan terorisme di lingkungan pondok pesantren.

Dalam pemaparannya, Kanit Subdit Kamsus Dit Intelkam Polda Kalsel, Kompol I Wayan Suwardiasa mengingatkan bahaya akan paham terorisme, radikalisme, intoleransi.

“Isu utama yang kita sampaikan, yakni antisipasi masuknya paham radikal di wilayah pondok pesantren. Kami apresiasi upaya pondok pesantren di wilayah HSS yang tergabung dalam FKPP, sangat konsen untuk penanganan radikalisme,” tuturnya.

 

DISKUSI Polda Kalsel dan Ponpes se-HSS Tangkal Paham Radikalisme dan Terorisme (2)

 

Dirinya berpesan kepada pondok pesantren lebih selektif dalam mengangkat tenaga pengajar. Hal ini dimaksudkan sebagai filter bagi generasi muda saat ini yang sangat mudah untuk terprovokasi. Dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme, pondok pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pemahaman agama Islam.

“Pondok pesantren harus lebih waspada dalam mengangkat ustadz dan tenaga pengajar. Hal ini untuk mencegah narasi yang sifatnya provokatif,” tambah Kompol I Wayan Suwardiasa.

Disamping itu, Ia mengajak masyarakat mendukung kegiatan pemerintah melawan Covid-19 dengan cara berpartisipasi program Vaksinasi Covid-19, sehingga tidak perlu berpolemik bahwa virus ini merupakan rekayasa atau buatan.

Senada dengan penyampaian Kompol I Wayan Suwardiasa, Kombes Pol Sasri Adijaya berharap agar setiap organisasi melakukan filter terhadap paham radikalisme yang menyebabkan sikap intoleransi dan memuncak pada aktivitas terorisme.

“Indonesia menduduki urutan 37 ancaman teror. Jadi mari menciptakan keadaan yang kondusif demi keutuhan NKRI. Semua elemen harus bersinergi demi menjaga Kamtibmas,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MUI Hulu Sungai Selatan, KH Muhammad Riduan Basri atau Guru Kapuh menyampaikan pentingnya rasa toleransi untuk mengantisipasi terjadinya paham-paham baru yang dapat menimbulkan konflik. Menurutnya, semakin tinggi toleransi, maka semakin jauh dari radikal.

Baca Juga :   KEJATI KALSEL Menghadirkan Empat Narasumber pada "FGD", Ini yang Dibahas

“Terorisme merupakan bahaya laten. Tidak kelihatan, tapi berbahaya. Semakin tinggi toleransi, maka akan semakin jauh dari radikal. Toleransi yang dimaksud disini adalah, meyakini apa yang menurut kita benar, tanpa menyalahkan keyakinan orang lain,” kata Guru Kapuh.

Ketua DPC FKPP Kabupaten HSS, Fahmi, S.Pdi, mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Polda Kalimantan Selatan yang telah memberikan sosialisasi tentang pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya radikalisme dan terorisme.

“Alhamdulillah hari ini banyak informasi yang kita dapatkan. Ini penting bagi kita, dalam rangka menangkal paham radikalisme,” ungkap Ustadz Fahmi.

Menurut Ustadz Fahmi, Pondok pesantren merupakan benteng terbaik bangsa Indonesia dalam memerangi paham radikalisme dan terorisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Karena itu, dengan hadirnya FKPP Kabupaten HSS, segala persoalan yang menyangkut kasus radikalisme akan dibahas secara solutif dalam forum tersebut.

“Di HSS ada FKPP. Jadi segala permasalahan radikalisme dibahas nantinya akan kita bahas disana, sehingga paham-paham tersebut bisa kita atasi,” tambahnya.

Acara silaturrahmi yang juga dihadiri pihak Kodim 1003 Kandangan dan Perwakilan Pemerintah Kabupaten HSS tersebut digelar dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Dalam kesempatan itu, Kompol I Wayan Suwardiasa juga menyerahkan sejumlah bingkisan kenang-kenangan kepada perwakilan seluruh pondok pesantren yang ada di Kabupaten HSS.

Diskusi tersebut dilakukan di aula Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baladul Amin, Telaga Langsat, HSS, acara silaturahmi ini dan dihadiri jajaran Polda Kalsel, Kombes Pol Sasri Adijaya, Ketua FKPP HSS, Fahmi, S.Pdi, Ketua MUI HSS, KH Muhammad Riduan Basri atau Guru Kapuh, serta para pengurus dan Ustadz-Ustadzah Pondok Pesantren Se-kabupaten HSS. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiwi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel
SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin
DIKENALKAN Rakitan Teknologi Padi Apung di Lahan Rawa Lebak
ALPIYA RAKHMAN Sosialisasikan Nilai Pancasila

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 21:12

KEMENHAJ Minta JCH Melapor jika Ada Pungutan Biaya

Senin, 27 April 2026 - 21:05

RESHUFFLE KABINET, Enam Pejabat Baru Dilantik Presiden Prabowo

Senin, 27 April 2026 - 00:22

KEMENHAJ Siapkan Klinik Satelit Layani Jemaah Haji dengan Cepat

Minggu, 26 April 2026 - 00:36

SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah

Jumat, 24 April 2026 - 19:37

PEMILU 2029, KPU Siapkan Dapil Khusus IKN

Jumat, 24 April 2026 - 00:02

CEGAH KORUPSI, KPK Usul Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol

Kamis, 23 April 2026 - 23:50

BGN Tangguhkan 1.780 SPPG untuk Perbaiki Kualitas MBG

Kamis, 23 April 2026 - 23:45

KEMENHAJ: Hampir 6.000 JCH Indonesia Tiba di Madinah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca