DISERGAP BNN Kalsel Jaringan Pengedar Libatkan Kakek dengan Sabu Hampir Sekilo

DISERGAP BNN Kalsel Jaringan Pengedar Libatkan Kakek dengan Sabu Hampir Sekilo

SuarIndonesia – Pengedar tak pernah berhenti menyuplai narkobanya untuk meracuni, meski di bulan suci Ramadan, dan sepertinya memanfaatkan petugas lengah.

Namun mereka salah tebak, karena giat terus dilakukan petugas dan terbongkar dimana bandar melibatkan pria yang sudah dibilang kakek dari usianya ini.

Seperti dibongkar jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dengan BB (barang bukti) hampir sekilo atau 916,39 gram (berat kotor).

Pengungkapan itu digelar Kepala BNN Kalsel, Brigjen Pol Drs Jackson Lapalonga MSi didampingi Kabid Pemberantasan Kombes Pol R Prasetyo, Kamis (6/5/2021).

“Kita akan selalu bergerak demi selamatkan warga banua dari bahaya narkoba, khususnya generasi muda.

Dan kasus yang terungkap terus dikembangkan,” tambah Brigjen Pol  Jackson Lapalonga.

Kali ini, dengan TKP (Tempat Kejadian Perkara) pertama di Jalan A Yani Km 97 Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin, pada Kamis  29 April 2021.

Dua tersangka, Fahrul Rahman alias alias Arus (56), warga Jalan Pekapuran A Gang 5 Rt 16 Rw 6 Kelurahan Karang Mekar Kecamatan Banjarmasin Timur.

Dan satunya, Abdul Sani alias Sani (62) beralamat Desa Mahang Rt 03 Rw 1 Kelurahan Sungai Hanyar Kecamatan Pandawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Sejumlah petugas di lapangan dipimpin Kasi Penyidikan, Kompol Yanto Suparwito, dari keterangan, pada awalnya berhasil sergap di jalan terhadap Fahrul Rahman, yang seharinya penjaga gudang pupuk.

Ketika itu naik sepeda motor yang baru mengambil sabu dan rencana akan dibawa ke HST, dan sempat kejar-kejaran.

Kemudian dari perjalan waktu diringkus lagi tersangka Sani di HST, yang sebagai memperintahkan Arus untuk membeli dan bawa sabu sejumlah itu.

Ketika itu anggota mendapat informasi  bahwa ada kurir yang akan mengantar Narkotika ke HST.

Kemudian petugas melakukan penyelidikan lebihlanjut dan melakukan tindakan.

Akhirnya penangkapan terhadap tersangka Arus dengan beserta barang bukti narkotika.

Selain sabu, anggota juga sita sepeda motor, mobil, Handphoe dan barang bukti lainnya.

“Keduanya merupakan satu jaringan dan untuk tersangka yang ditangkap di HST memang pernah dilakukan penahanan atas kasus sama atau residivis,” tambah Brigjen Pol Drs Jackson.

Disebut Brigjen Pol Drs Jackson, mereka itu bagian dari jaringan di beberapa kabupaten seperti HST, Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Selatan (HSS) dan sebagian Kabupaten Balangan.

“Mereka sudah terpantau kita, yang merupakan jaringan menguasai wilayah tersebut.

Kita imbau berhentilah, dan kita dari BNN Kalel akan terus ungkap dan bila perlu tindakan tegas terukur,” ucap Brigjen Pol Drs Jackson. (ZI)

 

 1,465 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: