SuarIndonesia – Profesor dari Universitas Hawaii, bernama Pamela menyambut positif konsep pengembangan Geopark Pegunungan Meratus. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi beberapa site, Senin (21/8/2023).
Ahli Geografi, Biologi dan Lingkungan dari Universitas Hawaii, di antaranya mengunjungi Pendulangan Intan Pumpung, Cempaka, Kampung Purun, Situs Toko Sasirangan, Batu Sisik Ular (serpentinit), Taman Konservasi Anggrek dan Habituasi Hewan Endemik di Tahura Sultan adam, dan Gua Batu Hapu (gua karst).
Kunjungan diakhiri pada lokasi kalayangan dandang di Kabupaten Tapin. Dandang merupakan tradisi masyarakat setempat yang telah dilaksanakan selama puluhan tahun silam.
Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus, Hanifah Dwi Nirwana, menyatakan Prof Pamela sangat menyambut baik pengembangan geopark.
Dikatakannya saat ini menjadikan Geopark Meratus menjadi Unesco Global Geopark merupakan impian penting semua stakeholder Kalsel.
“Kita (Kalsel) sudah beberapa kali menerima kunjungan dari delegasi berbagai negara akhir-akhir ini dengan misi penting kebudayaan,” tandasnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















