DIPROTES Kebijakan Tes Antigen bagi Siswa SMA/SMK, Inilah Sikap Dewan Kalsel

- Penulis

Rabu, 13 Oktober 2021 - 21:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi

SuarIndonesia – Dewan DPRD Kalsel memprotes adanya kebijakan dari Gugus Tugas covid 19 Pemprov Kalsel, bagi siswa tingkat tingkat SMA/SMK untuk melakukan tes antigen sebelum melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Kalau cuma sekali saja antigen, apa manfaatnya bagi siswa,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin, saat menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Rabu (13/10/2021)

Menurut Politisi dari Partai Gerindra ini, tes antigen itu berjangka hanya berkisar 1 x 24 jam masa berlakunya, sedangkan untuk PTM apakah dilangsungkan hanya sekali, tanya lutfi

Ditambahkan Lutfi, harga untuk sekali tes antigen paling murah Rp 70 ribu dan sifatnya hanya satu kali penggunaan.

“Apakah para siswa setiap hari diharuskan antigen, ini sangat membebani masyarakat khususnya orang tua mereka, karena anggaran untuk tes antigen tidak termasuk,” katanya

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin (kiri) dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel M Yusuf Effendi. (Foto Yuni)

Hal inilah menurut Lutfi, akan melayangkan surat sebagai bentuk protes kepada Gugus Tugas penanganan Covid-19 Pemerintah Provinsi Kalsel,

Baca Juga :   PILKADA 2024: KPU Tabalong Gelar Debat Publik Pertama

“Dalam waktu dekat kita akan kirim surat ke Gugus Tugas,”

Lutfi juga mengatakan sebelum mengeluarkan kebijakan pemerintah melakukan vaksin keseluruh siswa terlebih dulu sebelum PTM, bukan tes antigen.

“Seharusnya pemangku kebijakan mengeluarkan kebijakan dengan memberikan solusi bukan yang membebani masyarakat,”bebernya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel M Yusuf Effendi menjelaskan pemberlakuan tes antigen ini hanya sekali untuk mengawali PTM.

Adapun untuk masalah anggaran agar tidak menjadi beban, dirinya meminta agar kepala sekolah tingkat SMA/SMK berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kalsel.

Ia berharap nantinya ada bantuan biaya dari Dinkes Kalsel berupa fasilitas untuk pelaksanaan tes antigen tersebut. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca