Suarindonesia – Idealnya Kalsel memilikki minimal lima panti, yang merupakan hal mutlak yang harus ada. Untuk itulah Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan berencana akan membangun panti sosial yang diproyeksikan anggarannya pada perubahan 2019.
Sedangkan untuk pembangunan fisiknya rencananya akan dilaksanakan pada 2020 nanti, dengan merehab bangunan yang sudah ada dan memberikan fasilitas serta tenaga pembantunya yang sudah berkompeten.
Kepala Dinas Sosial provinsi Kalsel Dra Hj Siti Nuryani mengatakan bahwa timnya telah melaksanakan beberapa proyek, baik itu pembangunan maupun rehab bangunan yang telah ada untuk dijadikan panti sosial yang layak.
Salah satunya panti disabilitas yang juga akan segera dibangun bagi para penyadang disabilitas dengan memberikan fasilitas keterampilan sesuai kemampuan dimilikki mereka.
“Rencananya kami akan membangun Panti Tuna Sosial pada 2020 nanti untuk pembanguan fisiknya,’’ katanya kepada awak media belum lama ini.
Di samping itu, Nuryani juga mengatakan, ada beberapa aspek pentingnya dalam pembangunan Panti Tuna Sosial tersebut. Selain memberikan tempat tinggal juga sebagai wadah dalam pengembangan kreativitas yang dimilikki mereka.
Ia juga menambahkan, melalui panti sosial itulah masyarakat khususnya bagi kaum perempuan yang mendapatkan tindak kekerasan dari suaminya bisa dijadikan tempat berlindung mereka. “Seperti suami yang sering mabuk-mabukkan dan pulangnya marah terhadap isteri,” katanya. (SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















