DIDESAK Agar Kejati Kalsel Ambil Alih Kasus Tukar Guling Lahan Sawit di Batola

Bagikan :
DIDESAK Agar Kejati Kalsel Ambil Alih Kasus Tukar Guling Lahan Sawit di Batola

SuarIndonesia – Didesak massa massa dari KAKI Kalsel agar pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) ambil alih kasus tukar guling lahan sawit di lokasi transmigran di Desa Kolam, Kecamatan Wanaraya tramsmigrasi, yang kini tengah ditangani Kejari Barito Kuala (Batola).

Massa KAKI (Komite Anti Korupsi Indonesia) Kalsel, melakukan aksi damai di depan Kantor Kejati Kalsel, Jalan DI Panjaitan Banjarmasin soal tersbeut, Senin (15/11/2021).

Menurut Ketua KAKI Kalsel A Husaini, semua dirasa lamban penanganan kasusnya.

“Kita prihatin atas nasib masyarakat yang dirugikan, dan kita mendesak agar kasus yang yang ditangani Kejari Batola diambil alih Kejati Kalsel,” ucapnya lagi.

Aksi itu disambut R. Novelino S SH, Kasi Penkum Kejati Kalsel, mewakili pimpiannya.

“Kita menyambut positif aspirasi para pengunjuk rasa dan menindaklanjuti termasuk kasus lainnya yang telah disampaikan ke pimpinan,” ucapnya.

Diketahui, polemik kelapa sawit plasma yang ditangani Kejari Batola berlanjut dan kasusnya naik ke tahap penyidikan.

Dalam masalah ini tambah Ketua KAKI Kalsel A Husaini, para pemilik lahan dan petani sangat dirugikan oleh pihak KUD Jaya

Utama yang bermitra PT Agri Bumi Sentosa (ABS) sejak perjanjian plasma sawit di Desa Kolam Kanan tersebut.

“Makanya melihat kerugian masyarakat ini, menuntut agar sertifikat dan lahan mereka dikembalikan serta proses hukumnya diambil Kejati Kalsel.

“Kita berharap kasus ini diusut tuntas termasuk dugaan keterlibatan orang-orang penting,” ucap Husaini. (ZI)

 281 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!