DIBENTUK Desk Khusus Tangani Karhutla

- Penulis

Kamis, 13 Maret 2025 - 22:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam Budi Gunawan di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025). (Foto: ANTARA/Walda Marison)

Menko Polkam Budi Gunawan di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025). (Foto: ANTARA/Walda Marison)

SuarIndonesia — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan membentuk Desk Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk menanggulangi bencana kebakaran hutan di seluruh Indonesia.

Pria yang akrab disapa BG ini menjelaskan desk itu dibentuk lantaran saat ini Indonesia akan memasuki musim kemarau yang akan menyebabkan kekeringan.

Kekeringan tersebut, lanjut BG, berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan yang dapat merugikan negara.

“Tidak hanya berdampak terjadinya korban jiwa dan kerugian terhadap lingkungan, tetapi juga memiliki dampak geopolitik yang cukup signifikan karena dampak asapnya merambah sampai dengan lintas negara,” jelas BG saat menggelar jumpa pers di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025).

BG menjelaskan, desk baru ini bertugas untuk memetakan daerah-daerah mana saja yang terbilang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan.

“Daerah hotspot api yang sudah terjadi, yaitu di Gorontalo, kemudian di Rio, NTT, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Kalbar, kemudian Kaltim, dan Papua Selatan,” kata BG.

Setelah dipetakan, jajaran di dalam desk akan memperkirakan kapan kebakaran lahan akan terjadi di wilayah-wilayah tersebut.

BG melanjutkan, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang tergabung dalam desk penanggulangan Karhutla, musim kemarau akan mulai terjadi di bulan April mendatang.

Baca Juga :   ENAM Kementerian Bersatu Lawan Kekerasan Anak

Kondisi tersebut, kata BG, membuat pihaknya harus berjaga-jaga karena kebakaran hutan diperkirakan akan terjadi sejak April dan puncaknya di bulan Agustus.

Karenanya, BG melalui desk Penanggulangan Karhutla telah menyiapkan langkah-langkah penanggulangan agar kebakaran tersebut tidak terjadi.

Beberapa langkah diantaranya melakukan deteksi dini, berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk proses penanggulangan dan evakuasi, penindakan hukum hingga mengedukasi masyarakat tentang Karhutla.

“Kita perkuat koordinasi seluruh lembaga agar lebih optimal begitu langkah-langkah yang dilakukan, semudah lebih efektif, targetnya adalah zero kebakaran hutan,” tutur Budi Gunawan dilansir dari AntaraNews.

Dengan adanya desk baru ini, BG berharap kasus kebakaran hutan di Indonesia selama 2025 bisa semakin menurun.

Untuk diketahui, Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla membawahi beberapa instansi diantaranya BMKG, BNPB, Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Imigrasi dan kementerian ATR dan BPN. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI
PRAPERADILAN Febrie Ditolak
KASUS Korupsi Kouta Haji: Hakim Tolak Perlawanan Eks Menag Yaqut
TERBAKAR Mobil Pick up Bermuatan 10 Jerigen Solar
KPK: Korupsi di Pengadaan Bisa Bikin Kualitas Pembangunan Turun
DIBONGKAR Sindikat Penyelundupan Emas Ilegal ke Hong Kong
27.485 SPPG Diaudit dan 463 Dapur MBG Dibekukan Sementara
DIBANTU Pendanaan Pribadi H. Isam Penanganan Karhutla di Kalsel 100 Unit Pompa Air dan Dana Operasional 7,6 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca