DIBENTUK 24 Kampung Siaga Bencana

- Penulis

Jumat, 21 November 2025 - 22:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para peserta pelatihan kebencanaan mengikuti simulasi saat pembentukan kampung siaga bencana di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu waktu lalu. (Foto: SI/MC Kalsel)

Para peserta pelatihan kebencanaan mengikuti simulasi saat pembentukan kampung siaga bencana di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu waktu lalu. (Foto: SI/MC Kalsel)

SuarIndonesia — Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) telah membentuk 24 kampung siaga bencana hingga November 2025 sebagai respons cepat terhadap bencana di daerah.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel Achmadi di Banjarmasin, Jumat (21/11/2025), mengatakan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos baru saja membentuk dua kampung siaga bencana pada November ini, sehingga total ada 24 kampung.

“Dua kampung siaga bencana yang baru dibentuk masing-masing di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), lengkap dengan pelatihan, simulasi, hingga penyediaan lumbung sosial,” ujarnya.

Untuk di Kabupaten HSS, Achmadi menuturkan pembentukan kampung siaga bencana dilaksanakan di Desa Batulaki, Kecamatan Padang Batung pada 12–14 November 2025 diikuti 60 peserta.

Para peserta pelatihan kebencanaan mengikuti simulasi saat pembentukan kampung siaga bencana di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, beberapa waktu waktu lalu. (Foto: SI/MC Kalsel)

Selain pembentukan kampung siaga bencana, juga digelar Tagana Masuk Sekolah di lima sekolah terdekat dengan total sekitar 650 pelajar dari tingkat SD hingga SMA. Kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi kesiapsiagaan, hingga simulasi penanganan bencana.

Kemudian, pembentukan lumbung sosial yang dilengkapi peralatan rumah tangga, peralatan posko, genset, gergaji mesin pemotong kayu, hingga bantuan lauk-pauk. Ini menjadi pos pertama dalam menyediakan bantuan darurat saat terjadi bencana.

Sedangkan di Kabupaten HST, Achmadi mengatakan pembentukan kampung siaga bencana dilaksanakan di Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, pada 17–19 November 2025, sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan, simulasi penanggulangan bencana, hingga pengukuhan pengurus. Termasuk kegiatan Tagana Masuk Sekolah di lima sekolah terdekat.

Baca Juga :   DPRD KALSEL Kaji Tata Kelola Bank BJB Demi Raperda Modal

Achmadi menjelaskan pembentukan kampung siaga bencana yang baru di dua kabupaten itu untuk memperkuat kesiapsiagaan di wilayah yang belum pernah mengalami bencana besar namun memiliki potensi kerawanan.

Ia juga mengungkapkan total bantuan lumbung sosial di kedua kabupaten itu senilai Rp176 juta, diserahkan perwakilan Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos kepada pemerintah daerah setempat.

Dalam pembentukan kampung siaga bencana, lanjut dia, peserta dilatih untuk menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing, mulai dari kesehatan, evakuasi, posko, pendataan, dapur umum, hingga vertical rescue.

“Mereka diajarkan cara mendirikan tenda, melakukan evakuasi dengan perahu karet, hingga pengelolaan dapur umum lapangan. Ketika terjadi bencana, mereka akan bertugas berdasarkan SK kepala daerah sehingga tidak tumpang tindih,” kata Achmadi, dilansir dari AntaraNews.

Selain 24 kampung siaga bencana, Kalsel juga memiliki 46 lumbung sosial serta tiga unit kawasan siaga bencana.

“Kita berharap bencana tidak terjadi. Namun kesiapsiagaan tetap penting, sehingga ketika situasi darurat muncul, masyarakat sudah siap dan terorganisir,” ujar Achmadi menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg
DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi
TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku
ENCEK PEMBUNUH BIDAN di Banjarmasin akan Hadapi Penjara Seumur Hidup
ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Selasa, 7 April 2026 - 16:17

TERUNGKAP MOTIF Kasus Pembunuhan di Surgi Muft Banjarmasin, Begini Pengakuan Pelaku

Selasa, 7 April 2026 - 14:56

ENCEK PEMBUNUH BIDAN di Banjarmasin akan Hadapi Penjara Seumur Hidup

Selasa, 7 April 2026 - 14:38

ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca