SuarIndonesia – Dalam mengembangkan Perpustakaan Daerah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi.
Berbagai peluang coba dimaksimalkan. Terbaru Dispersip Kalsel dipastikan mendapat sokongan dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui dana alokasi khusus. Dana sebesar Rp4, 5 miliar akan dikucurkan pada APBN 2020.
“Kita mendapatkan alokasi DAK 2020 sebesar Rp4, 5 miliar. Dana tersebut untuk perluasan gedung layanan perpustakaan khusus disabilitas,” jelas Sekretaris Dispersip Kalsel, M. Ramdhan, usai Rapat Penyusunan Rencana Kerja DAK Bidang Pendidikan Subbidang Perpustakaan TA 2020, Rabu (23/10) lalu, di Jakarta.
Dikatakannya, perhatian Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor terhadap literasi Banua sudah cukup besar dengan menaikan anggaran Dispersip.
Kendati demikian, ujarnya, pihaknya tetap mencari sumber pendanaan lain untuk lebih memacu literasi daerah.
“Setiap peluang yang ada coba kami maksimalkan,” ungkapnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















