SuarIndonesia – 2 waterboombing yang beroperasi di Kalsel diambil kembali oleh pemerintah pusat. 2 waterboombing itu dikirim ke Nepal.
Sebagai gantinya akan dikirim lagi 2 waterboombing dari Vietnam.
“Sudah ada 4 (helikopter) yang dikirimkan, 2 patroli dan 2 waterbombing. Kemarin 2 waterboombing diambil lagi untuk dikirim ke Nepal, besok (hari ini) akan datang gantinya dari Vietnam,” jelas Kepala BPBD Kalsel, R Suria Fadliansyah, melalui Kasubbid Kedaruratan, Syaifuddin Dinarja.
Sejak didatangkan pada pertengahan Agustus lalu, helikopter tersebut diakui Dinarja sudah beroperasi memudahkan satgas darat dalam mengetahui kemunculan titik api.
Keberadaan waterboombing sangat efektif menanggulangi hotspot.
“Efektifnya, begitu dapat titik panas harus d eksekusi dengan (helikopter) waterbombing,” jelasnya.
Diakuinya, titik panas di beberapa daerah sudah bisa dikendalikan seperti di Batola dan Hulu Sungai Selatan.
Dinarja menyebut titik panas pada musim kemarau tahun ini tergolong fluktuatif karena masih diiringi oleh cuaca hujan yang menyebabkan tanah menjadi basah.
“Kemarin ada yang tertinggi sampai 34, kemudian hari ini ada 8, dan sebelumnya ada 11.
Tergantung daerahnya, kalau hujan ya titik panas berkurang, tapi kalau cuacanya panas jadi tinggi lagi,” tuturnya.(RW)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















