DIALOG Kapolda Kalsel -Mahasiswa ‘Sepaham’ dan 374 yang Berstatus Pelajar Dijemput Orang Tuanya Penuh Kerinduan

DIALOG Kapolda Kalsel -Mahasiswa ‘Sepaham’ dan 374 yang Berstatus Pelajar Dijemput Orang Tuanya Penuh Kerinduan
Para siswa dan lainnya yang sempat diamankan, Jumat (16/10/2020) dipulangkan dengan dijemput para orang tuanya penuh kerinduan dan langsung cium tangan.

SuarIndonesia – Dialog Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH dengan para Mahasiswa penolakan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, Kamis (15/19/2020) terjalin rasa ‘sepaham’.

“Kemarin malam kami melakukan dialog bersama para mahasiswa peserta aksi unjuk rasa.

Alhamdulillah sampai pukul 24.00 WITA mereka dapat membubarkan diri dengan baik, situasi tetap aman dan kondusif,” kata kapolda, ditanya wartawan, Jumat (16/10/2020)

Sementara 374 yang berstatus pelajar dan lainnya ketika aksi demo, Jumat pagi hingga siangnya telah dijemput orang tuanya di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel.

Kapolda didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.I.K., M.Si., Direktur Reskrimum, Kombes Pol  Sugeng Riyadi, S.I.K., M.H., M.Si., Kabid Humas, Kombes Pol Mochamad Rifa’i, S.I.K., dan Kabid Propam. Kombes  Pol. Dudy Iskandar, S.I.K., M.H.

Mengatakan,  ratusan yang diamankan tanpa identitas, dan pihaknya antisipasi atas  dugaan para penyusup pada demo.

“Diamankan mencegah terjadi hal yang tidak diinginkan saat berlangsungnya aksi demo,” ucap Kapolda.

Dari 374 orang yang diamankan ini, lanjut Kapolda Kalsel, dilakukan Uji Tes Covid-19 hingga ditemukan 5 orang (4 laki-laki dan 1 wanita) yang dinyatakan reaktif Covid-19 dan akan dilakukan Tes Covid-19 lanjutan di Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin Polda Kalsel.

Selain itu, petugas juga turut mengamankan 1 orang yang membawa senjata tajam.

Langkah langkah yang dilakukan polisi lanjut kapolda dalam upaya mencegah terjadinya unjuk rasa yang berujung keributan antara petugas dan mahasiswa.

“Kita panggil orang tuanya dan memberitahukan kepada gurunnya agar dapat diberi pembinaan yang jauh lebih baik guna tidak mengulangi kejadian saat ini,” tambahnya.

Kapolda  berharap kedepannya Kota Banjarmasin khususnya Provinsi Kalimantan Selatan demokrasi dapat berjalan dengan baik, generasi muda dapat mengerti tugas dan tanggungjawabnya, hak dan kewajibannya, hingga masyarakat pun tidak terganggu.

“Mari kita jaga bersama-sama Banua yang kita cintai ini dengan mematuhi peraturan dan menjalankan demokrasi dengan baik.

Anak-anak sekolah dengan baik serta orang tua mengerti dan mengasihi anak-anak dengan baik,” pungkas Irjen Pol Nico Afinta. (ZI)

 424 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: