DATU KALAMPAYAN Diceritakan saat Tidur Tubuhnya Terangkat

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 15:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Diceritakan, dalam riwayat tubuh Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari atau Datu Kelampayan suatau malam saat tidur, badannya terangkat.

Diketahui, Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, ulama besar dari tanah Kalimantan lahir di Lok Gabang, Martapura, Banjar, pada 17 Maret 1710 masehi atau 1122 hijriyah.

Syekh Muhammad Arsyah bin Abdullah Albanjary dilahirkan malam Kamis 15 Safar tahun 1222 Hijrian bertepatan dengan 19 Maret 1710 Masehi dimasa kerajaan Sultan Tahlillah yang bermakam di Martapura.

Datu Kalampayan wafat 3 Oktober 1812, saat usia 105 tahun dan dimakamkan di Desa Kelampayan, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar.

Syekh Muhammad Arsyad Al Banjary memiliki sifat rendah hati, tawadu dan penuh kasih sayang terhadap keluarga dan santri dan selalu menanamkan berkasih sayang kepada sesama umat.

Dikenal, juga mewanti-wanti muridnya jangan menjelekkan satu sama lain dan selalu diingatkan anak cucu saling menghormati dan saling menghargai.

Pernah diceritakan Zuriat Datu Kalampayan, H Ahmad Daudi mengatakan, Datu Kelampayan memiliki keutamaan yang luar biasa dan sudah mendapatkan pendidikan agama dari kedua orangtuanya yakni ayahnya bernama Abdullah dan ibundanya Aminah.

Semasa kecil banyak kecerdasan dan kepandaian tentang agama, sehingga Sultan membawanya tinggal di istananya.

Diasuh oleh Sultan yang penuh kasih sayang dan banyak keajaiban yang terjadi sewaktu di istana.

Diceritakan Guru Daudi, suatu malam saat Datu Kalampayan tidur, badannya terangkat dari tempat tidur sekitar sehasta dan dilihat oleh pengawal dan para menteri yang langsung terkejut dan langsung memegangnya.

Kemudian Datu Kelampayan terbangun dan menangis.

Ketika ditanya kenapa menangis, Datu Kalampayan menjawab sedang bermimpi bertemu dengan seorang tua yang ingin membawanya ke langit.

Baca Juga :   NEKAT ! PEDAGANG PENTOL Gagahi Cewek Penjaga Toko di Banjarmasin

Sultan pun bertambah sayang kepada Datu Kalampayan karena mengetahui bahwa pertanda akan menjadi seorang ulama besar.

“Beliau menggali ilmu di Mekkah selama 30 tahun lamanya, sehingga dibukakan Allah SWT pintu ilmu dan beliau mengamalkannya dan banyak memberikan fatwa di daerah Banjar,” ujarnya.

Datu Kelampayan bermazhab Syafei dan mengajarkan ilmunya, terkenal di Indonesia bagian timur dan barat mengakui banyak ilmu dan luas pengetahuannya.

Semasa mengajarkan ilmu banyak yang datang dari kalangan pejabat, petinggi, pengusaha ke kampung Dalam Pagar.

Beliau adalah murid waliullah Syekh Muhammad Bin Abdul Karim Assaman Almadani dikenal Syekh Samman dan mendapat peringkat pertama sebagai khalifah Syekh Samman Almadani.

Datu Kelampayan mempunyai anak sebanyak 27 orang, selain sebagai ulama juga dikenal sebagai petani yang mempunyai tanggungan dan beberapa istri serta adil kepada istri-istrinya dalam memberikan nafkah.

Diriwayatkan, Datu Kelampayan mempunyai murid Sultan Tahmidillah II bin Sultan Tamzidilillah.

Dengan demikian tertanamlah kasih sayang Sultan dengan Datu Kelampayan, sehingga dimasukkan dalam golongan raja-raja dan berhak mendapat tanah perkebunan.

Dan kemudian oleh Datu Kelampayan dibangun perumahan yang berdekatan sungai dan kampung itu bernama Kampung Dalam Pagar. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:36

KASUS KORUPSI TAMBANG: Samin Tan Jalani Sidang Perdana Pekan Depan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:26

KORBAN KARHUTLA: Ditolak MK! Gugatan 4 Warga Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:51

DUA KORPORASI TERSANGKA Karhutla Kalbar dan Kalteng, termasuk Satu PMA

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:59

SARPRAS PERANG Cegah Karhutla untuk 13 Kabupaten

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:28

PANGDAM XXll/TB Didampingi Danrem 101/Ant dan Kepala BPBD Tinjau Posko Karhutla di Kalsel Sekaligus Salurkan Bantuan Presiden RI

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:25

STATUS TANGGAP DARURAT Karhutla Diperpanjang Sebulan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:12

HUJAN di KALSEL dan KALTENG Berkat Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru

(@detikKalimantan)

Kalsel

TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin

Jumat, 30 Okt 2026 - 23:14