DAPAT LAPORAN Miring, DPRD Kalsel Langsung Turun ke Lokasi Tambang PT AAAM

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2020 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – PT Amanah Anugerah Adi Mulia (AAAM) menguasai lahan seluas 599 hektare dan wajib direklamasi seluas 349 hektare sebagai lahan terganggu.

Sampai dengan saat ini PT AAAM sudah mereklamasi seluas 209 hektare. Penutupan sisanya akan dikerjasamakan dengan pemegang IUP yang berdekatan, yaitu PT Anugerah Lumbung Energi (ALE) dan CV Wahyu Taruna Bakti (WTB) yang saat ini masih berproduksi.

“PT AAAM sudah proses pencairan tahap ke tiga. Secara umum tadi kita lihat reklamasinya bagus, tapi nanti tanaman akan dinilai baik besar kecilnya maupun usianya,” kata Kepala DESDM Kalsel, Isharwanto, Rabu (10/6/2020) saat mendampingi rombongan DPRD Kalsel.

Rombongan anggota DPRD Kalsel bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Kalsel menyambangi lokasi pertambangan PT Amanah Anugerah Adi Mulia (AAAM) di Kintap, Kabupaten Tanah Laut..

Rombogan Komisi III tersebut dipimping langsung Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kalsel.

Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK, menyebut pihaknya selama ini banyak menerima pengaduan dari masyarakat tentang kegiatan penambangan yang berantakan.

Ia memastikan opini tersebut terbantahkan setelah turun langsung ke lapangan.

Dikatakannya sudah ada beberapa perusahaan yang melaksanakan kegiatan pascatambang.

“Kami turun ke lapangan agar opini tidak simpang siur. Kami sangat mendukung pertambangan yang sesuai kaidah.

Baca Juga :   POLISI Ketahui Identitas Jasad Pemuda yang Terjun ke Sungai Martapura Ditemukan Tewas

Dari yang kami lihat di sini proses reklamasi sudah berjalan, sehingga ketika kami menerima surat atau aduan bisa sebagai bahan jawaban kami bahwa sebagian pertambangan sudah berjalan sesuai aturan,” tegasnya.

Senada, Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Syaripuddin, menyatakan ia bersama anggota Komisi III sengaja turun ke lapangan mengecek kewajiban reklamasi oleh pemegang izin usah pertambanhan (IUP).

Menurutnya, dari apa yang dilihat perusahaan lokal bisa memberikan contoh kepada pemilik IUP lain terkait reklamasi.

“Dari laporan yang kami dapat sebanyak 4 pemegang IUP sedang melakukan reklamasi.

Hal demikian bisa menjadi pendorong pemegang IUP lainnya bahwa pertambangan bisa dilaksanakan dengan baik.

Banyak persepsi perusahaan lokal tidak menjalankan kewajiban, tapi nyatanya masih ada yang patuh dengan ketentuan,” bebernya.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA JENAZAH LAGI Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dan Diterbangkan Menggunakan Helikopter ke Banjarmasin
BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin
TERJEBAK Diperkebunan Sawit, Mama Lifa dan Lifa Diselamatkan
SATU Lagi korban meninggal KM Virgo Transport 8 Ditemukan
DUKA CITA Penyerahan Jenazah Korban KM Virgo pada Pihak Keluarga, Jasa Raharja Pastikan Pemenuhan Hak Santunan
KEBAKARAN di Cempaka XI Banjarmasin Tengah Diduga Usur Kesengajaan, Seorang Diamankan Polisi
TERIDENTIFIKASI Tiga Jenazah Korban KM Virgo, Adalah Pasutri dan Sang Paman
PENCEGAHAN Stunting Butuh Peran Bersama. Begini Pesan Alpiya

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:03

MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen

Sabtu, 12 September 2026 - 19:10

DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:58

RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel

Rabu, 9 September 2026 - 22:31

ASIAN GAMES 2026: Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Perorangan

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:24

JEPANG Kerahkan Kapal dan Helikopter Bantu Tangani Karhutla di Indonesia

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi garis polisi. (Foto: Getty Images/Ole Schwander)

Hukum

BOCAH Tewas Tertembak Senapan Angin

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:50

Foto Ilustrasi, Pesawat di Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, (Foto: Prokalteng)

Kalteng

14 JADWAL Penerbangan Terdampak Kabut Asap

Minggu, 20 Sep 2026 - 22:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca