COVID Naik, IDI Imbau Lansia dan Kelompok Rentan segera Booster

- Penulis

Rabu, 6 Desember 2023 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) kepada warga. (SINDONews)

Ilustrasi. Tenaga kesehatan menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) kepada warga. (SINDONews)

SuarIndonesia — Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengimbau warga lanjut usia (lansia) dan kelompok rentan terpapar virus corona (Covid-19) untuk segera melakukan vaksinasi dosis lanjutan alias booster Covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Erlina Burhan menyebut capaian program booster vaksinasi Covid-19 Indonesia masih sangat rendah. Pada booster pertama baru mencapai 38,17 persen, sementara booster kedua atau dosis keempat baru 2 persen dari target vaksinasi.

“Vaksinasi booster khususnya pada kelompok rentan manula dan orang-orang dengan daya tahan tubuh rendah, saya kira ini perlu dianjurkan untuk mengurangi risiko infeksi dan beratnya penyakit,” kata Erlina dalam acara daring, Rabu (6/12/2023) kutip SuarIndonesia dari CNNIndonesia.

Erlina berkata demikian lantaran titer antibodi dari vaksin Covid-19 akan melemah bahkan menghilang setelah 6-12 bulan pasca mendapatkan suntikan.

PB IDI, kata dia, akan berupaya bersurat ke pemerintah daerah agar kebijakan memakai masker menjadi perhatian khusus atau dapat menjadi imbauan khusus ke masyarakat.

Lebih lanjut, Erlina juga tidak menampik terjadi kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia saat lonjakan terjadi di Singapura dan Malaysia. Ia mengatakan kenaikan kasus mencapai dua kali lipat.

Rinciannya, pada 2-8 Oktober ada 65 kasus. Kemudian 9-15 Oktober 51 kasus; 16-22 Oktober 67 kasus; 23-29 Oktober 64 kasus; 30 Oktober-5 November 90 kasus; 6-12 November 96 kasus; 13-19 November 141 kasus dan 20-26 November ada 151 kasus konfirmasi serta 1 kasus kematian.

“Jadi kita lihat di sini memang tidak tinggi, rendah-rendah saja, namun memang terjadi lonjakan kasus juga ya kalau kita bandingkan Oktober-November, ini yang terjadi kenaikan 2,5 kali lipat,” ujar Erlina.

Baca Juga :   KEBERANGKATAN UMRAH TERTUNDA, Syakira Tour Tawarkan Reschedule atau Refund kepada Jemaah di Kalsel
Ilustrasi. PB IDI mengimbau masyarakat kembali taat memakai masker mematuhi protokol kesehatan Covid-19. (iStock/Wachiwit)

Kembali Taat Masker
Selanjutnya Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Erlina Burhan mengimbau masyarakat kembali taat mematuhi protokol kesehatan Covid-19 terutama memakai masker.

“Kami dari PB IDI mengimbau masyarakat sebagaimana pesan tadi, mulai lah kembali memakai masker,” kata Erlina, Rabu (6/12/2023).

Erlina menilai masyarakat Indonesia sudah pintar lantaran ditempa pandemi selama lebih dari dua tahun. Ia juga mengatakan salah satu hal yang mampu membuat kasus Covid-19 turun signifikan adalah partisipasi masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.

PB IDI, kata dia, akan berupaya bersurat ke pemerintah daerah agar kebijakan memakai masker menjadi perhatian khusus atau dapat menjadi imbauan khusus ke masyarakat.

“Kalau bisa kita bersurat ke instansi atau pemerintah daerah, pemda untuk kembali mengimbau masyarakat, dan juga minta ke teman-teman media untuk membantu mengimbau masyarakat untuk kembali memakai masker,” ujar Erlina.

Adapun Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mencabut status pandemi virus corona di Indonesia sejak 21 Juni lalu. Jokowi menyebut keputusan mencabut status pandemi Covid-19 diambil dengan mempertimbangkan konfirmasi harian kasus Covid-19 yang kala itu mendekati nihil. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana
PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel
DISEBAR ke Berbagai Daerah di Kalsel Pasis Sesko TNI Penanganan Karhutla dan kabut Asap
SHERINA ke Kalteng saat Karhutla
PASIS SESKO TNI Turun ke Kalsel, Edukasi Siswa soal Bahaya Karhutla di Lahan Gambut
FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker
OMC Kalteng Belum Hasilkan Hujan
RUU Perampasan Aset tak Hanya Sasar Korupsi

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 22:02

TERJUNKAN Cairan Khusus untuk Pemadaman Karhutla Kalsel Lebih Efektif

Sabtu, 5 September 2026 - 21:54

KAPOLDA KALSEL Bersama Wamenko Pangan, Rakor Penanganan Karhutla Lahirkan Inovasi Cairan MES Hingga Tindak Tegas Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 22:31

1.000 BOUGENVILLE Lindungi Ekologis Kota Banjarmasin

Jumat, 4 September 2026 - 21:56

PEDULI Krisis Air Bersih, Polsek Banjarmasin Timur Salurkan Bantuan untuk Warga Banua Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 20:16

WARGA Sambut Antusias Hujan di Sebagian Wilayah Pontianak

Jumat, 4 September 2026 - 20:06

KARHUTLA Kalsel Capai 12.339 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 19:55

BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang

Jumat, 4 September 2026 - 00:54

PERKUAT SINERGI Media Lewat Media Gathering, Begini Penekanan Direktur Operasional Bank Kalsel

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca