CERITA 2 Gadis Tersesat di Hutan Tarakan, Melawan Rasa Takut dengan Doa

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 22:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga memeluk Melisa (kiri) usai ditemukan. (Foto: Basarnas)

Keluarga memeluk Melisa (kiri) usai ditemukan. (Foto: Basarnas)

SuarIndonesia — Melisa dan Yudit, dua gadis yang masih duduk di bangku SMP itu mendapat pembelajaran berharga. Mereka bersama lima orang teman satu sekolahnya, nekat menjelajah hutan Tarakan tanpa izin orang tua.

Petualangan mereka dimulai sekitar pukul 14.00 Wita. Namun pukul 18.00 Wita, hanya lima orang yang berhasil keluar dari hutan, menyisakan Melisa dan Yudit yang tersesat di dalamnya.

Keduanya tersesat di kawasan Persemaian, Tarakan, Kalimantan Utara pada Senin (1/9/2025). Kedua gadis berusia 12 tahun tersebut dilaporkan hilang saat trekking di kawasan Sungai Putri, Juwata Kerikil.

Keduanya berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada hari yang sama, jelang tengah malam yakni pukul 23.35 Wita di kawasan Sungai Putri, Juwata Kerikil.

Mungkin apa yang mereka lakukan tak patut untuk ditiru, namun pada setiap kejadian ada hikmah yang bisa dipetik. Doa dan nyanyian rohani ‘Ku Terhubung Dengan-Mu’, menjadi penguat keduanya hingga akhirnya dapat ditemukan.

Keduanya pun menceritakan momen mencekam di dalam hutan. Terpisah dari rombongan sejak Maghrib atau matahari mulai tenggelam, langit semakin gelap.

“Sampai jam 9 malam baru gelap total,” ujar Melisa, Selasa (2/9/2025).

Pengalaman pertama membuat kedua gadis ini panik, namun mereka berusaha menjaga ketenangan. Rasa takut sempat muncul, tapi Yudit mengambil inisiatif untuk mengajak Melisa berdoa.

“Dia bilang, ayo kita berdoa aja,” cerita Melisa.

Dalam hati masing-masing, mereka berdoa meminta keselamatan.

“Kami minta tolong sama Tuhan supaya bisa pulang,” kata Melisa, dilansir dari detik Kalimantan.

Setelah berdoa, Yudit mengajak menyanyikan lagu rohani Ku Terhubung Dengan-Mu, dengan syair yang mengalir penuh pengharapan.

Ku terhubung dengan-Mu
S’lalu melekat di hati-Mu
Firman-Mu, itulah dasar hidupku
Yang berdaulat atasku

“Habis berdoa dan nyanyi, kami tenang aja, nggak takut lagi,” kata Melisa menambahkan.

Doa dan nyanyian rohani Ku Terhubung Dengan-Mu menjadi penyelamat batin bagi Melisa dan Yudit di tengah kegelapan hutan.

“Kami cuma berdoa dan nyanyi, terus nggak takut lagi,” tambah Melisa.

Baca Juga :   HELIKOPTER Hilang Kontak di Mentewe, Diduga Jatuh di Kawasan Hutan Pegunungan Meratus

Mereka juga menyanyikan satu lagu rohani lain, namun Melisa mengaku lupa judulnya. Keduanya kemudian sempat meminum air sungai untuk melepas dahaga sambil menunggu evakuasi.

Sementara ponsel Yudit hanya tersisa 20% daya sebelum akhirnya mati. Di tengah gelap, mereka memilih menunggu di tempat.

“Kami disuruh jangan bergerak, tunggu aja (dievakuasi),” cerita Melisa, mengenang pesan dari keluarga yang sempat menghubungi mereka.

Melisa mengaku bahwa hari itu ia pergi tanpa seizin orang tua. Saat ditanya mengapa tak memberi tahu keluarga, ia ngaku takut tak diizinkan.

“Takut nggak diizinkan,” jawabnya.

Sekitar tengah malam, Melisa dan Yudit tiba di rumah di kawasan Persemaian dan bertemu dengan keluarga. Suasana haru pun menyelimuti mereka.

Meklin, kakak Melisa, mengaku lega adiknya sudah ditemukan. Malam itu, keluarga berkumpul bersama dua hamba Tuhan dan beberapa majelis gereja untuk berdoa syukur atas keselamatan mereka.

“Melisa langsung peluk mama dan minta maaf,” cerita Meklin.

“Dia tahu salah karena pergi tanpa izin,” tambahnya.

Menurut Meklin, peristiwa tersebut menjadi pembelajaran agar selalu mengutamakan komunikasi dengan keluarga. Saat terjadi insiden, kita harus menyikapi dengan tenang, melapor ke pihak yang bisa membantu, dan jika memungkinkan juga ikut membantu pencarian.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Tarakan Utara, BPBD, keluarga, dan masyarakat mendapat laporan dan langsung menuju lokasi di koordinat 3°23’16″N 117°34’51″E, sekitar 5 km dari kantor Basarnas, dengan estimasi tiba pukul 20.35 Wita. Mereka turun ke lapangan dilengkapi dengan 1 unit Rescue Car D-Max, 1 unit GPS, 1 set perlengkapan medis, dan 4 unit alat komunikasi.

Melisa dan Yudit, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat pada pukul 23.35 WITA di kawasan Sungai Putri, Juwata Kerikil. Kondisi mereka dalam keadaan kelelahan namun tidak ada luka serius. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
SEMBILAN WNI Korban Penahanan Israel Kembali ke Tanah Air
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin
DIAJAK ANGGOTA DPRD Balangan Hj Sri Huriyati Hadi Warisi Semangat R.A. Kartini
MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:47

MOMENTUM BERSEJARAH Kesepakatan Hibah Pembangunan Rindam XXII/TB, Begini Penyataan Mayjen TNI Zainul Arifin

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca