HELIKOPTER Hilang Kontak di Mentewe, Diduga Jatuh di Kawasan Hutan Pegunungan Meratus

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Helikopter bernomor seri BK 117-D3 hilang kontak diperkirakan di kawasan hutan Pegunungan Meratus. (Foto: MI)

Helikopter bernomor seri BK 117-D3 hilang kontak diperkirakan di kawasan hutan Pegunungan Meratus. (Foto: MI)

SuarIndonesia — Kepala Pelaksana BPBD Tanah Bumbu H Sulhadi mengungkapkan insiden helikopter hilang kontak di wilayah Mentewe, Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sulhadi mengatakan informasi awal ada 6 orang yang yang ikut dalam helikopter. Kendati demikian, Sulhadi belum bisa memastikan bahwa helikopter yang hilang kontak kondisinya sudah jatuh.

“Informasi yang kami terima ada 6 orang di penumpang, kami enggak tahu apa yang dibawa. Informasinya baru hilang kontak, belum bisa disimpulkan jatuh,” kata Sulhadi, Senin (1/9/2025) melansir CNNIndonesia.

Sulhadi menerangkan pihaknya belum mendapat petunjuk posisi helikopter tersebut. Sementara kondisi Mentewe menurut Sulhadi merupakan daerah hutan dan kerap susah untuk mendapat sinyal.

Sementara ini, tim akan fokus melakukan pencarian di sekitar posko yang sudah dibentuk di Kecamatan Mentwew KM 58 bersama tim SAR Martapura, Kota Baru, hingga Polri dan Basarnas.

“Suasana hujan. Wilayahnya masih belum banyak penduduk, jadi aktivitas warga juga belum banyak. Cuma ini jam 3 sore sudah lebih cerah cuacanya,” kata Sulhadi.

Pencarian Helikopter

Sebanyak 16 personel gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian helikopter yang dilaporkan hilang kontak di wilayah Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Personel gabungan melakukan persiapan untuk pencarian helikopter yang hilang kontak saat memasuki kawasan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/9/2025). (ANTARA/HO-SAR Batulicin)

Kepala Siaga SAR Batulicin Abdul Aziz di Batulicin, menyebutkan tim terdiri dari empat personel SAR dan 12 personel Brimob yang dikerahkan sejak pagi.

Ia menjelaskan laporan awal menyebutkan helikopter jenis PK-RGH milik operator Eastindo hilang kontak saat terbang dari Bandar Udara WAOK menuju WAGG pada ketinggian 3.000 kaki.

Helikopter lepas landas pukul 00.46 UTC atau 07.46 WIB dengan perkiraan tiba pukul 02.15 UTC atau 09.15 WIB.

Namun, kontak terakhir tercatat pukul 00.54 UTC atau 07.54 WIB, sekitar 10 menit setelah lepas landas atau pada posisi 10 nautical mile dari WAOK.

“Pesawat dilaporkan hilang kontak di ketinggian 3.000 kaki, dan saat ini kami perkirakan berada di kawasan pegunungan Kecamatan Mentewe,” kata Aziz, seperti dikutip dari AntaraNews, Senin (1/9/2025).

Baca Juga :   PEMADAMAN LISTRIK Beruntun, Gubernur Kalsel Tuntut Janji PLN hingga Usulkan GM Diganti

Ia mengungkapkan kendala utama pencarian di lapangan adalah minimnya sinyal komunikasi sehingga tim hanya mengandalkan radio.

Untuk sementara, titik kumpul pencarian dipusatkan di KM 51 rest area Mentewe, sebelum tim menyebar menuju lokasi yang diperkirakan menjadi titik jatuh helikopter tersebut.

Berpenumpang 8 orang

Sementara itu, dilansir dari MetroTV.News, Kepala Kepala Basarnas Banjarmasin Putu Sudayana mengatakan kontak terakhir helikopter berada di 4 kilometer sekitar Air Terjun Mandin Damar di titik koordinat 3° 6’54.58″S 115°41’21.62″E.

“Dalam pencarian delapan orang, satu orang pilot, ” kata Putu di Banjarmasin, Senin (1/9/2025).

Helikopter milik Eastindo Air berangkat dari Bandara Kotabaru menuju Bandara Palangkaraya dengan keberangkatan pukul 08.46 waktu setempat. Heli diperkirakan tiba di Palangkaraya pukul 10.15 waktu setempat. Pada pukul 08.54 terakhir kontak dengan Radio VICEF Bandara Kotabaru. Selanjutnya Airnav Kotabaru meneruskan ke Airnav Banjarmasin yang kemudian meneruskan informasi ke Kantor SAR Banjarmasin.

Berikut data 8 penumpang helikopter:
1. Capt Haryanto, Laki-laki
2. Eng Hendra, Laki-laki
3. Mark Werren, Laki-laki
4. Yudi Febrian, Laki-laki
5. Andys Rissa Pasulu, Laki-laki
6. Santha Kumar, Laki-laki
7. Claudine Quito, Laki-laki
8. Iboy Irfan Rosa, Laki-laki

Hingga berita ini diturunkan tim SAR masih dalam perjalanan menuju lokasi hilangnya helikopter. Kondisi vegetasi hutan Meratus yang lebat dan ketiadaan signal seluler dikhawatirkan akan menjadi hambatan di lapangan. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca