CEGAH Keracunan MBG dengan Metode Hibrid

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian saat ditemui di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (29/9/2025). (ANTARA/Sean F Muhamad)

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian saat ditemui di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (29/9/2025). (ANTARA/Sean F Muhamad)

SuarIndonesia — Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menilai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dapat dilakukan dengan pendekatan hibrid guna mengakomodasi perbedaan kondisi sekolah di berbagai daerah, sekaligus mencegah peristiwa keracunan terulang kembali.

“Ya jadi karena kan MBG itu terlaksana di sekolah ya. Tentu kita tahu ada kekuatan kelemahannya, metode yang sifatnya tersentral dengan yang berbasis sekolah. Nah mungkin nanti kita bisa menggunakan metode hibrid,” kata Hetifah saat ditemui di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Hetifah menjelaskan skema hibrid tersebut terbagi menjadi dua yakni terpusat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah padat penduduk serta sistem tersebar berbasis sekolah di daerah-daerah yang memiliki persebaran sekolah yang jauh.

“Bahkan banyak sekolah yang sudah memiliki dapur, sudah memiliki pengalaman baik. Nah mungkin bisa dilakukan itu melalui basis sekolah, dengan melibatkan tentu saja bukan hanya kantinnya, tapi juga pengawasan dari orang tua, keterlibatan dan partisipasi warga setempat,” jelasnya.

Dalam sistem hibrid tersebut, Hetifah juga menekankan pentingnya penegakan standar operasional.

“Tetap dengan SOP dan harus ada prasyarat juga. Tentu sarana-prasarananya seperti dapur dan kantinnya juga harus memenuhi syarat, air bersih yang mengalir dan sebagainya,” ucap Hetifah.

Baca Juga :   TONGKAT KOMANDO Kapolresta Banjarmasin Dipegang Kombes Pol Riza Muttaqin, Begini Komitmen dan Prioritasnya

Meski begitu, Hetifah mengingatkan bahwa penerapan MBG berbasis sekolah tidak bisa digeneralisasi.

“Jadi jangan berasumsi atau take it for granted, seolah-olah MBG itu kalau sekarang langsung diberikan ke sekolah pasti langsung lebih baik kalau tidak ada sentuhan,” tutur Hetifah Sjaifudian dilansir dari AntaraNews.

Terkait hal tersebut, sebelumnya Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menekankan pemerintah mengevaluasi para juru masak di seluruh SPPG terkait dengan kedisiplinan, kualitas, dan kemampuan memasak, usai munculnya kasus keracunan MBG.

“Salah satu evaluasi yang utama adalah mengenai kedisiplinan, kualitas, kemampuan juru masak tidak hanya di tempat terjadi (keracunan), tetapi juga di seluruh SPPG,” ucap Zulkifli Hasan (28/9). (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca