CEGAH Karhutla, BNPB Modifikasi Cuaca

- Penulis

Jumat, 4 Juli 2025 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNPB, BPBD Kalbar dan BMKG bersama sejumlah pihak terkait lainnya bersiap melakukan modifikasi cuaca dengan menggunakan pesawat, untuk mencegah semakin meluasnya Karhutla di Kalbar, di Pontianak, Jumat (4/7/2025). (ANTARA/Rendra Oxtora)

Petugas BNPB, BPBD Kalbar dan BMKG bersama sejumlah pihak terkait lainnya bersiap melakukan modifikasi cuaca dengan menggunakan pesawat, untuk mencegah semakin meluasnya Karhutla di Kalbar, di Pontianak, Jumat (4/7/2025). (ANTARA/Rendra Oxtora)

SuarIndonesia — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Kalimantan Barat sebagai bagian dari langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap meningkat selama musim kemarau.

“Kegiatan OMC dilakukan mulai 4 hingga 8 Juli 2025 menggunakan pesawat Cessna Caravan 208, dengan target wilayah-wilayah rawan karhutla di Kalbar,” kata Ketua Satgas Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar, Daniel, di Pontianak, Jumat (4/7/2025).

Ia menjelaskan, OMC bertujuan untuk meningkatkan intensitas hujan di daerah rawan terbakar, guna menekan potensi munculnya titik api serta mengurangi dampak bencana asap terhadap masyarakat.

OMC merupakan teknologi rekayasa cuaca yang dilakukan dengan menaburkan bahan pemicu hujan di awan potensial, bertujuan untuk mendatangkan hujan buatan. Metode ini telah terbukti efektif dalam menangani krisis kekeringan, mengisi waduk, serta menanggulangi karhutla di berbagai wilayah Indonesia.

Daniel menambahkan, pelaksanaan OMC ini dilandasi sejumlah regulasi, antara lain Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Karhutla, Keputusan Menko Polhukam Nomor 29 Tahun 2025 tentang Koordinasi Penanganan Karhutla, serta Keputusan Gubernur Kalbar Nomor 66/BPBD/2025 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Asap akibat Karhutla di Kalbar tahun 2025.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Lebih lanjut ia mengatakan pelaksanaan OMC juga merupakan tindak lanjut atas surat permohonan dari Gubernur Kalbar kepada Kepala BNPB untuk mengatasi kondisi darurat karhutla yang berpotensi terjadi selama musim kemarau.

“Dengan adanya OMC ini, kami berharap keselamatan masyarakat tetap terjaga, serta kabut asap yang biasanya muncul saat musim kemarau bisa ditekan sedini mungkin,” kata Daniel, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

BPBD Kalbar berharap pelaksanaan OMC selama lima hari ke depan dapat memberikan dampak signifikan dalam menurunkan risiko kebakaran dan menjaga kualitas udara tetap sehat bagi masyarakat Kalimantan Barat, demikian Daniel. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022
3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan
UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar
PERKUAT KELEMBANGAAN, Gabungan AKD DPRD Kalsel Sambangi Kalbar
PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng
EMPAT PERUSAHAAN Diselidiki Terkait Karhutla di Kalimantan
ASAP Karhutla Kalbar Berpotensi Menyebar ke Negara Tetangga
MANGGALA AGNI: Satwa Semakin Terancam Akibat Karhutla Kalbar

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:53

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:44

MASSA AKSI Mulai Membubarkan Diri dari Depan Gedung DPR/MPR RI

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:05

POLDA KALSEL Kerahkan 350 Personel Gabungan dan Siapkan Kolam Bioflok Portable

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:28

USAI TELPONAN Seorang Pemuda Gantung Diri di Halaman Tetangga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:37

KEPEDULIAN Anggota Partai UMMAT Kalsel

Berita Terbaru

Lumpur penuhi permukiman di Nepal usai banjir bandang. (Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar)

Internasional

BANJIR NEPAL: Lebih dari 270 Orang Tewas, Hampir 1.400 Hilang

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:53

Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. (detikcom/Gilang Faturahman)

Hukum

PRAPERADILAN Febrie Ditolak

Kamis, 27 Agu 2026 - 22:29

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca