MANGGALA AGNI: Satwa Semakin Terancam Akibat Karhutla Kalbar

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Manggala Agni menemukan bangkai ular yang terbakar pada lahan terdampak Karhutla di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Jumat (21/8/2026). (Foto: HO-Manggala Agni)

Tim Manggala Agni menemukan bangkai ular yang terbakar pada lahan terdampak Karhutla di Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Jumat (21/8/2026). (Foto: HO-Manggala Agni)

SuarIndonesia — Tim Manggala Agni menemukan satwa trenggiling mati di tengah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat berada di lokasi untuk melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar).

‎”Iya, betul kejadian tersebut, satwa tersebut ditemukan oleh salah satu tim kami di lokasi kemarin,” kata Plt Kepala Daops Manggala Agni Kalimantan X/Ketapang Efendi saat di konfirmasi di Pontianak, Jumat (21/8/2026).

‎Menurut Efendi, ular menjadi salah satu satwa yang paling banyak ditemukan dalam kondisi mati akibat kebakaran hutan dan lahan.
‎
‎”Sejauh ini hewan atau satwa yang banyak ditemukan dalam kondisi mati akibat kebakaran hutan itu ular,” ujarnya.
‎
‎Meski demikian, hingga saat ini Manggala Agni belum menemukan orangutan maupun beruang yang menjadi korban akibat karhutla.
‎
‎Efendi menjelaskan kedua jenis satwa tersebut memiliki insting yang lebih kuat untuk menghindari kebakaran.
‎
‎”Kalau untuk orangutan atau beruang sejauh ini kami belum menemukan, karena biasanya hewan tersebut instingnya lebih kuat. Ketika mereka mendengar suara api dari kejauhan, mereka akan cepat menjauh dan pergi,” kata ‎Efendi, melansir dari Antara.
‎
‎Sementara itu, Koordinator Pencegahan dan Inovasi Manggala Agni Daops Kalimantan X/Ketapang Fitria Sri Handayani mengatakan penemuan trenggiling tersebut berada tidak jauh dari Jalan Poros Tanjung Pura.
‎
‎”Penemuan trenggiling itu kemarin, tidak jauh dari Jalan Poros Tanjung Pura, Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan,” kata Fitria.
‎
‎Fitria mengatakan selain trenggiling dan ular, tim Manggala Agni juga kerap menemukan sarang lebah saat melakukan penanganan kebakaran di lapangan.
‎
‎”Sejauh ini trenggiling, ular, sama sarang-sarang lebah saja yang sering ketemu di lapangan,” Jelasnya.
‎
‎Temuan tersebut menjadi bukti, kini karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat, tetapi juga mengancam satwa yang berada di sekitar kawasan terdampak kebakaran. (*/ut)

Baca Juga :   PERKUAT Penanganan Karhutla Atasi Dampak Sosial

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla
KETAPANG Dominasi Hotspot Terbanyak
70 HARI Relawan Karhutla Lawan Asap dan Lakukan Evakuasi
361 PERSONEL JDR Jepang Dianugerahkan Satyalancana Dharma Samudera
3 KURIR Narkoba Tertangkap Bawa 16,3 Kg Sabu dari Kalbar ke Palangka Raya
JEPANG Perkuat Pemadaman Karhutla di Ketapang
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
ANGGOTA DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan untuk Tanam Sawit

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca