CEGAH BVD, Karantina Kalsel Ambil Sampel Darah Hewan di Lima Kabupaten

- Penulis

Minggu, 3 November 2024 - 23:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Karantina Kalsel mengambil sampel darah hewan sapi dari lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan. (ANTARA/HO-Karantina Kalsel)

Petugas Karantina Kalsel mengambil sampel darah hewan sapi dari lima kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan. (ANTARA/HO-Karantina Kalsel)

SuarIndonesia — Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengambil sampel darah hewan ternak di lima kabupaten/kota dalam rangka pemantauan hama penyakit hewan karantina (HPHK).

Kegiatan itu guna mencegah penyebaran Bovine Viral Diarrhea (BVD) atau penyakit diare yang menyerang hewan ternak seperti sapi.

“Penyakit BVD disebabkan oleh Bovine Viral Diarrhea Virus (BVDV) yang termasuk dalam genus Pestivirus dari famili Flaviviridae. Penyebaran penyakit ini ditemukan di seluruh dunia dan merupakan penyakit yang kejadian kasusnya wajib dilaporkan oleh suatu negara kepada Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH),” kata Ketua Tim Kerja Karantina Hewan Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Kalsel drh Isrokal di Banjarmasin, Minggu (3/11/2024), dikutip dari AntaraNews.

Dia menyebutkan pengambilan sampel darah dilakukan di kandang ternak yang tersebar di Kota Banjarbaru, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tanah Bumbu, dan Kabupaten Kotabaru.

“Pemantauan HPHK bertujuan untuk mengetahui informasi sebaran penyakit BVD di wilayah Indonesia khususnya Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Baca Juga :   DINSOS KALSEL Dongkrak Keahlian Tagana Spesialis Water Rescue

Isrokal mengatakan sepanjang tahun 2024, pihaknya telah mengumpulkan sebanyak 467 sampel dari seluruh wilayah yang menjadi target pemantauan tahun ini.

Sampel ini, kata dia, nantinya dilakukan pengujian di Laboratorium Karantina Kalsel dengan metode Elisa, apabila hasilnya ada yang seropositif, maka akan diuji lebih lanjut di Laboratorium Balai Veteriner Banjarbaru dengan metode PCR.

Isrokal menyebutkan pemantauan HPHK ini dilakukan dengan bersinergi bersama instansi terkait lainnya, seperti Balai Veteriner Banjarbaru dan SKPD tingkat provinsi/kabupaten/kota setempat yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan.

“Melalui pemantauan HPHK ini, kami harap dapat menghasilkan suatu peta sebaran penyakit hewan di Provinsi Kalimantan Selatan guna pengambilan kebijakan dalam penanganan lebih lanjut,” ujar Isrokal. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KALTENG-KALSEL Bersinergi Pacu Pembangunan Regional dan Nasional
IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !
LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai
BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji
PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan
PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:45

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Rabu, 15 April 2026 - 21:50

IIMU RETRET AKMIL, Supian HK : Siap Terapkan di Kalsel !

Rabu, 15 April 2026 - 21:44

LAKA LIBATKAN Dua Emak-emak di Banjarmasin, Respon Cepat 110 Polri Permasalahan Berakhir Damai

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Berita Terbaru

Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan arahan dalam Musrenbang Provinsi Nusa Tenggara Barat di Mataram, Kamis (16/4/2026). (Antara/Sugiharto P)

Nasional

LULUSAN SR Dijanjikan Beasiwa dan Peluang Kerja

Kamis, 16 Apr 2026 - 19:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca