Suarindonesia – Menyusul rencana Kota Banjarmasin yang akan menjadi tuan rumah Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi se Indonesia (AKKOPSI) ke 19 pada 23-24 September 2019 mendatang kini, ibukota Kalsel ini mulai berbenah. Karena Bupati dan Walikota se Indonesia diperkirakan akan menghadiri pertemuan nasional yang membahas sanitasi ke depan di Kota Banjarmasin.
Bahkan berbagai persiapan telah dilakukan Pemerintah kota Banjarmasin, dalam menyambut event Nasional City Sanitation Summit (CSS) tersebut. Apalagi Banjarmasin mendapatkan kehormatan sebagai tuan rumah, event AKKOPSI yang rencananya akan dipuastkan di panggung Siring Menara Pandang Banjarmasin selama tiga hari.
Event yang akan dihadiri Kepala Daerah dari berbagai Kabupaten/Kota se Indonesia tersebut juga diharapkan dibuka Presisen Indonesia Ir Jokowidodo. Karena presiden merupakan salah satu penggagas perdana dibentukan Kota dan Kabupaten yang kini tergabung dalam AKKOPSI, kata Walikota H Ibnu Sina kepada awak media belum lama ini.
Bahkan rencana pelaksanaan AKKOPSI yang sudah dilaporkan ke Pemerintah Pusat juga mendapatkan sambutan hangat dan rencana akan dihadiri beberapa narasumber yakni Kementerian PUPR, dan Perpamsi dengan materi tentang air bersih, serta dari Bapenas dan PD PAL yang akan memberikan materi tentang Sanitasi Merupakan Pelayanan Dasar Ylyang Menjadi Urusan Wajib Pemerintahan Daerah (Kelembagaan). Sedangkan narasumber dari Sunter-Gubernur DKI dan Walikota Jakarta Utara akan memberikan materi Pemberdayaan Pengelolaan Sampah Menuju Waste to Energy, dan untuk Bupati Kabupaten Malang akan memberikan materi Waste to Product.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina juga mengatakan bahkan kegiatan event akbar tersebut akan ada banyak rangkaian acara yang disuguhkan pada perayaan Harjad Kota Banjarmasin. Tak hanya tanglong jukung hias, juga akan digelar festival Banjarmasin bersamaan Hari Jadi Kota Banjarmasin 493 mendatang juga para undangan akan diminta mengikuti acara Hari Jadi Pemko Banjarmasin yang dipusatkan di halaman Balaikota.
“Memang rencananya penyambutan para tamu mengikuti rangkaian kegiatan Harijadi Kota Banjarmasin ke 493, di mana saat inya akan dilaksanakan pawai tanglong,” ujarnya.
Politisi PKS ini juga menjelaskan pada rapat pimpinan AKKOPSI yang berlangsung Agustus 2018, di Jakarta, berhasil merumuskan beberapa keputusan penting dalam rangka pengembangan organisasi dan kota yang tergabung dalam organisasi tersebut.
Salah satu rumusan itu ujarnya lagi, yakni menetapkan kota Banjarmasin sebagai tuan rumah AKKOPSI ke 19, dengan memfokuskan pada penanganan sampah dan pengelolaan air limbah, yang masih berdiri dan satu satunya dimiliki kota di Indonesia.
Ibnu juga mengakui salah satu bukti meski sampai sekarang keberadaan PD PAL sendiri tidak memiliki keuntungan secara material. Namun sebagai orang nomor satu di Kota Baiman tersebut menegaskan bahwa keeksistensian PD PAL sangat bermanfaat bagi orang banyak dan kelangsungan kehidupan berikutnya. “Karena itulah saya akan mempertahankan PD PAL tetap berdiri di Banjarmasin,” tegasnya.
Direktur PD PAL Kota Banjarmasin H Rahmatullah menyatakan terus berbenah menyongsong pelaksanaan AKKOPSI yang akan dilaksanakan bulan September dan PD PAL sebagai perusahaan daerah yang membidangi kini sudah mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan tamu khususnya Kepala Daerah Kabupaten dan Kota yang peduli santitasi se Indonesia.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















